Padang | tipikal.com — Keran medali emas kontingen Kota Payakumbuh akhirnya pecah dari cabang olahraga renang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Raysa Razelin Alhabi tampil gemilang dan menjadi yang tercepat pada nomor 400 meter gaya bebas putri di Kolam Renang Teratai, Kota Padang, Ahad, (4/10/2026).
Emas yang diraih Raysa menjadi suntikan energi baru bagi kontingen akuatik Payakumbuh. Kemenangan tersebut sekaligus membuka harapan bagi para perenang lainnya untuk menambah koleksi medali Payakumbuh pada pertandingan berikutnya.
Raysa tampil penuh determinasi sejak perlombaan dimulai. Ia mampu menjaga ritme hingga menyentuh garis finis lebih dahulu dan memastikan medali emas pertama bagi renang Payakumbuh dalam ajang Porprov Sumbar XVI.
Momen kemenangan itu langsung disambut penuh haru oleh Staf Ahli Pemerintah Kota Payakumbuh, Elfriza Zaharman, yang hadir di pinggir kolam. Perempuan yang akrab disapa Bu Cece itu merupakan bagian dari Koordinator Kontingen Wilayah Padang.
Sesaat setelah perlombaan berakhir, Elfriza langsung memberikan apresiasi khusus kepada Raysa sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan sang atlet mengharumkan nama Kota Payakumbuh.
“Alhamdulillah, akhirnya pecah telur juga. Renang langsung menyumbangkan medali emas untuk Kota Payakumbuh. Semoga capaian Raysa ini menjadi pembuka jalan yang baik untuk kepingan medali-medali berikutnya,” ujar Elfriza.
Menurutnya, kemenangan Raysa tidak sekadar menambah koleksi medali, tetapi juga memiliki arti penting bagi mental dan motivasi para atlet renang Payakumbuh yang masih akan bertanding.
Ia berharap keberhasilan tersebut mampu memacu semangat atlet lainnya untuk tampil lebih percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik saat turun ke kolam.
Elfriza juga memberikan apresiasi kepada jajaran pelatih serta para orang tua atlet yang selama ini terus memberikan dukungan. Menurutnya, prestasi di arena pertandingan tidak terlepas dari proses latihan panjang dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten.
“Terima kasih kepada para pelatih dan orang tua yang terus mendampingi anak-anak kita. Perjuangan mereka sampai berada di arena Porprov ini tentu tidak mudah,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Renang Payakumbuh, Jumedi, mengaku bersyukur atas keberhasilan Raysa mempersembahkan emas pertama bagi tim renang.
Ia menilai kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri para atlet yang masih menunggu giliran bertanding.
“Raihan emas dari Raysa ini sangat berarti untuk mendongkrak kepercayaan diri dan mental bertanding atlet-atlet kita yang masih menunggu jadwal turun ke kolam,” tutur Jumedi.
Ia meminta seluruh atlet tetap menjaga fokus, tidak cepat puas, serta mempertahankan semangat juang hingga seluruh nomor pertandingan renang Payakumbuh selesai dipertandingkan.
“Kami berharap anak-anak tetap menjaga fokus dan berjuang maksimal demi nama baik Payakumbuh,” ujarnya.
Emas Raysa kini menjadi pemantik semangat baru bagi skuad renang Payakumbuh. Setelah “pecah telur”, kontingen akuatik Payakumbuh tentu berharap medali berikutnya segera menyusul dari nomor-nomor yang masih akan dipertandingkan. (tpk)






