Bukittinggi | tipikal.com — Bukan sekadar hadir dan berpartisipasi. TP PKK Kota Payakumbuh datang ke Jambore Kader PKK XXII Tingkat Provinsi Sumatera Barat dengan membawa semangat pengabdian, kekompakan, sekaligus prestasi.
Di tengah perhelatan yang mempertemukan kader PKK dari 18 kabupaten/kota se-Sumatera Barat itu, nama Payakumbuh kembali mencuri perhatian. Salah seorang kader terbaiknya, Erma Yunita, menerima Piagam Penghargaan Adhi Bhakti Utama dari Ketua Umum TP PKK atas pengabdian selama 25 tahun atau lebih secara terus-menerus sebagai kader atau pengurus TP PKK.
Penghargaan tersebut menjadi penanda panjangnya perjalanan pengabdian seorang kader sekaligus bukti bahwa gerakan PKK di tingkat daerah bertumpu pada kerja-kerja panjang yang bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta yang menghadiri pembukaan Wirakarya Jambore Kader PKK XXII sekaligus Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu, (2/9/2026), memberikan apresiasi terhadap kiprah kader TP PKK Kota Payakumbuh.
Zulmaeta menilai dedikasi kader merupakan kekuatan penting dalam menggerakkan pemberdayaan keluarga. Menurutnya, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK harus terus diperkuat agar dampaknya semakin nyata dirasakan masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh kader TP PKK Kota Payakumbuh yang terus menunjukkan semangat dan dedikasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Pemerintah Kota Payakumbuh berharap peran dan kontribusi ini terus diperkuat sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas,” ujar Zulmaeta.
Jambore yang berlangsung 1–3 September 2026 tersebut mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi dan Menginspirasi Melalui 10 Program Pokok PKK, Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema itu menegaskan bahwa gerakan PKK tidak boleh berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi harus menjelma menjadi kekuatan sosial yang mampu menjawab berbagai persoalan keluarga dan masyarakat.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat membuka kegiatan bahkan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai tanpa keterlibatan seluruh pihak, termasuk gerakan PKK.
“Kesuksesan dan keberhasilan akan sulit kita hadirkan tanpa kolaborasi dan sinergitas seluruh pihak. Semua pihak mesti berperan,” ujar Mahyeldi.
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi juga menyerukan agar kader kembali memperkuat jati diri gerakan PKK dengan mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pemberdayaan keluarga.
“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ungkap Harneli.
Bagi Payakumbuh, Jambore XXII bukan hanya panggung kompetisi dan silaturahmi antarkader. Kehadiran kontingen juga menjadi momentum memperlihatkan soliditas sekaligus semangat kader dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
Zulmaeta turut menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap penampilan devile kader TP PKK Kota Payakumbuh dalam rangkaian kegiatan Jambore.
Ketua TP PKK Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, menilai Jambore menjadi ruang penting untuk membangun energi baru di kalangan kader.
“Semoga Jambore ini menjadi ajang untuk meningkatkan semangat, kebersamaan, dan motivasi para kader agar semakin aktif berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Eni.
Sementara itu, penghargaan yang diterima Erma Yunita menjadi salah satu catatan penting bagi kontingen Payakumbuh. Seperempat abad lebih pengabdian bukan waktu yang singkat. Dedikasi tersebut menjadi gambaran bahwa gerakan PKK membutuhkan konsistensi, ketekunan, dan komitmen yang terjaga lintas waktu.
Capaian itu sekaligus diharapkan menjadi inspirasi bagi kader-kader lainnya untuk terus melahirkan karya dan memperluas manfaat gerakan PKK.
Dengan semangat bersinergi, berprestasi dan menginspirasi, TP PKK Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk terus berjalan beriringan dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK.
Sasarannya jelas, menghadirkan gerakan yang tidak hanya aktif di panggung kegiatan, tetapi benar-benar terasa manfaatnya di tengah keluarga dan masyarakat menuju keluarga Payakumbuh yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berkualitas. (tpk)






