Payakumbuh | tipikal.com – Kondisi ekonomi yang dinamis dan fluktuatif belakangan ini menjadi perhatian serius Ketua DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh sekaligus Anggota DPRD Kota Payakumbuh, H. Irmaizar Datuk Rajo Mangkuto. Menurutnya, melemahnya daya beli masyarakat bukan sekadar persoalan angka statistik, tetapi telah menjadi kenyataan yang dirasakan langsung oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Irmaizar menilai UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Kota Payakumbuh. Karena itu, perlambatan aktivitas ekonomi yang berdampak pada menurunnya omzet para pelaku usaha harus segera mendapat perhatian dan langkah nyata dari pemerintah daerah.
Perhatian tersebut, kata Irmaizar, lahir dari hasil dialog langsung dengan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, ia mengaku menerima banyak keluhan dari pedagang pasar tradisional, pelaku usaha rumahan, hingga pelaku kuliner yang mengaku mengalami penurunan pendapatan akibat melemahnya daya beli masyarakat.
“Kondisi ini tidak boleh dianggap biasa. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus hadir memberikan solusi agar pelaku UMKM mampu bertahan dan kembali berkembang,” ujar Irmaizar, Selasa, (30/6/2026).
Ia menegaskan, terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu segera dilakukan pemerintah daerah. Pertama, memperkuat program pemberdayaan dan memberikan stimulus yang berkelanjutan sehingga UMKM memiliki daya tahan menghadapi tekanan ekonomi.
Kedua, memperluas akses pasar melalui percepatan digitalisasi UMKM, disertai penyelenggaraan pameran dan promosi produk lokal secara berkala untuk meningkatkan transaksi dan perputaran ekonomi masyarakat.
Ketiga, pemerintah juga perlu memberikan pendampingan dalam aspek legalitas usaha, mempermudah proses perizinan, membantu pengurusan sertifikasi halal, serta memperluas akses pembiayaan yang aman agar pelaku usaha tidak terjerat pinjaman berbunga tinggi.
Sebagai anggota DPRD, Irmaizar menyatakan siap mengawal aspirasi para pelaku UMKM dalam pembahasan kebijakan dan penganggaran di DPRD. Ia berharap APBD ke depan semakin berpihak kepada program-program yang mendorong pemulihan ekonomi masyarakat kecil.
“Bagi saya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan tumbuhnya UMKM yang menjadi penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.
Irmaizar berharap, dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan, UMKM di Kota Payakumbuh dapat kembali bangkit, semakin tangguh, dan mampu naik kelas sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (tpk)






