Fraksi NasDem: APBD Harus Berdampak Nyata, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Fraksi NasDem DPRD Kota Payakumbuh menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak cukup diukur dari tingginya serapan anggaran maupun raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Yang terpenting, menurut NasDem, adalah sejauh mana anggaran tersebut mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pandangan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem, Ainul Farhan J, saat menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh.

Ainul mengatakan APBD harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

APBD bukan sekadar dokumen yang dipertanggungjawabkan setiap akhir tahun. Anggaran daerah harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Farhan Selasa, (23/6/2026).

Fraksi NasDem menilai masih terdapat sejumlah program yang efektivitasnya belum sebanding dengan besarnya anggaran yang telah dialokasikan. Karena itu, pemerintah daerah diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas belanja agar setiap program benar-benar menghasilkan dampak yang terukur.

Menurut Ainul Farhan, Pemerintah Kota Payakumbuh harus mulai meninggalkan pola pikir yang hanya berorientasi pada pencapaian target serapan anggaran. Setiap rupiah yang dibelanjakan merupakan uang rakyat yang harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jangan sampai anggaran habis, tetapi persoalan masyarakat tetap sama. Laporan keuangan boleh saja baik, tetapi manfaat pembangunan harus benar-benar dirasakan warga,” tegasnya.

Selain itu, Fraksi NasDem juga menyoroti masih adanya keterlambatan pelaksanaan sejumlah program yang berpotensi menimbulkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam jumlah besar. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan masih perlunya perbaikan dalam aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pemerintah.

Di sektor pelayanan dasar, NasDem meminta pemerintah memastikan anggaran pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan penanggulangan kemiskinan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program yang hanya mengejar realisasi anggaran tanpa hasil nyata dinilai harus ditinggalkan.

Fraksi NasDem juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya diukur dari banyaknya proyek fisik maupun capaian indikator keuangan. Pembangunan harus menghadirkan keadilan sosial dan memberikan keberpihakan kepada masyarakat kecil, pelaku UMKM, petani, pedagang, kelompok rentan, serta generasi muda.

Selain itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didorong segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan mencegah terulangnya temuan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Meski memberikan sejumlah kritik dan catatan strategis, Fraksi NasDem pada akhirnya menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Persetujuan tersebut disertai harapan agar seluruh masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah pada masa mendatang. (tpk)

Berita Terkait

Fraksi NasDem Siap Kawal Penyelesaian Persoalan Tanah Ulayat Pasar Payakumbuh
DPRD Payakumbuh Belum Terima Ranperda Simplifikasi Tiga Perda, Tampung Aspirasi Masyarakat Lewat RDPU
Ketua DPRD Payakumbuh Dukung Pelestarian Tradisi Manjapuik Sumando di Nagari Limbukan
Irmaizar Dt. Rajo Mangkuto Soroti Lesunya Daya Beli, Desak Pemda Perkuat UMKM Payakumbuh
Ketua DPRD Payakumbuh Dorong Pelestarian Tradisi Baadok-Adok Perkawinan di Koto Nan Gadang
Irmaizar: Penguatan Koperasi dan UMKM Jadi Kunci Kebangkitan Ekonomi Masyarakat
Irmaizar: Pembahasan Ranperda LKPJ APBD 2025 Harus Fokus pada Pemulihan Ekonomi Masyarakat
DPRD Payakumbuh Sahkan Empat Perda Strategis untuk Penguatan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 08:36 WIB

Fraksi NasDem Siap Kawal Penyelesaian Persoalan Tanah Ulayat Pasar Payakumbuh

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:05 WIB

DPRD Payakumbuh Belum Terima Ranperda Simplifikasi Tiga Perda, Tampung Aspirasi Masyarakat Lewat RDPU

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:57 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Dukung Pelestarian Tradisi Manjapuik Sumando di Nagari Limbukan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:19 WIB

Irmaizar Dt. Rajo Mangkuto Soroti Lesunya Daya Beli, Desak Pemda Perkuat UMKM Payakumbuh

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:51 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Dorong Pelestarian Tradisi Baadok-Adok Perkawinan di Koto Nan Gadang

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Karang Taruna Diminta Jadi Pelopor Kelurahan Bersih Narkoba di Payakumbuh

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:12 WIB

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

TMMD/N Ke-129 Resmi Dimulai, Bupati Safni: Percepat Pembangunan dan Buka Akses Ekonomi Warga

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:47 WIB