Rendang Payakumbuh Dipersiapkan Tembus Pasar Ekspor Lewat Program OVOP Go Global

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Rendang Kota Payakumbuh mulai diarahkan menjadi produk unggulan ekspor melalui Program OVOP (One Village One Product) Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0 yang digelar Kementerian Perindustrian RI bersama Pemerintah Kota Payakumbuh, Selasa, (12/5/2026).

Sosialisasi Program Pendampingan Sentra IKM OVOP Go Global dan Adopsi Teknologi Industri 4.0 dalam rangka Program Desa Devisa itu berlangsung di Aula Lantai II Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh dengan melibatkan puluhan pelaku IKM rendang.

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Muis Zulmaeta mengatakan rendang tidak hanya menjadi warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, namun juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Rendang bukan hanya warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat, oleh karena itu pengembangan industri rendang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar global,” katanya.

Ia meyakini kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat melalui pendampingan yang tepat akan mampu mendorong IKM Rendang Kota Payakumbuh semakin maju dan mendunia.

Kita berharap IKM rendang tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan Indonesia di pasar internasional,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Yasril menyebut kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing pelaku IKM melalui penguatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga kesiapan memasuki pasar ekspor.

Kita ingin pelaku IKM di Payakumbuh mampu berkembang dan beradaptasi dengan transformasi digital industri sehingga memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Kegiatan itu turut dihadiri Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi, Staf Ahli TP-PKK Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, pengurus Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, IKM OVOP Bintang 3 Tahun 2024 Rendang Gadih, IKM OVOP Bintang 2 Tahun 2024 Rendang Riry, serta sekitar 30 perwakilan IKM anggota sentra rendang.

Para peserta juga mendapatkan materi terkait pengembangan produk unggulan daerah, peningkatan kapasitas usaha, serta strategi memperluas akses pasar ekspor berbasis teknologi dan inovasi industri 4.0 dari Tenaga Ahli Program IKM OVOP Go Global Dika Rinakuki dan Kepala Department Export Development Advisory LPEI Nila Meidhita.

Penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar produk IKM mampu memenuhi kebutuhan pasar global yang terus berkembang,” kata Nila.

Sementara itu, Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi mengatakan transformasi industri menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat.

Melalui program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0, kami berharap IKM tidak hanya meningkatkan kualitas dan produktivitas, tetapi juga siap memasuki pasar ekspor secara berkelanjutan. Sentra Rendang Kota Payakumbuh memiliki potensi sangat besar menjadi produk unggulan Indonesia di pasar dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan sektor IKM berbasis potensi daerah melalui pendampingan usaha, digitalisasi industri hingga pembukaan akses pasar ekspor guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Kami percaya rendang Payakumbuh memiliki kualitas, cita rasa, dan identitas kuat untuk menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar global,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Pisah Sambut Dandim 0306/50 Kota, Wako Zulmaeta Tekankan Pentingnya Sinergi TNI dan Pemda
Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang, Zulmaeta Tekankan Pelayanan Kesehatan Humanis
Zulmaeta Usulkan Bantuan Rehab RTLH untuk Tekan Kasus TBC di Payakumbuh
Wali Kota Zulmaeta Periksa Kendaraan Dinas, Tekankan Disiplin dan Akuntabilitas ASN
Pemko Payakumbuh Prioritaskan Kenyamanan Pedagang dalam Penataan Pasar Ibuh Barat
Pemko Payakumbuh Dorong Optimalisasi Layanan Informasi Publik di Era Digital
Anggrek 1 Jadi Andalan Payakumbuh di Lomba Dasa Wisma Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:32 WIB

Pisah Sambut Dandim 0306/50 Kota, Wako Zulmaeta Tekankan Pentingnya Sinergi TNI dan Pemda

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:40 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:40 WIB

Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang, Zulmaeta Tekankan Pelayanan Kesehatan Humanis

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:33 WIB

Rendang Payakumbuh Dipersiapkan Tembus Pasar Ekspor Lewat Program OVOP Go Global

Senin, 11 Mei 2026 - 10:13 WIB

Wali Kota Zulmaeta Periksa Kendaraan Dinas, Tekankan Disiplin dan Akuntabilitas ASN

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Dukungan untuk Pesantren

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:09 WIB