Posyandu 6 SPM Payolansek Jadi Ujung Tombak Layanan Dasar dan Penanggulangan Stunting

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Kelurahan Payolansek mengoptimalkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai langkah konkret mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat sekaligus menekan angka stunting dan kemiskinan.

Lurah Payolansek, Aldi Kristian, mengatakan penguatan Posyandu ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, agar layanan benar-benar hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Bapak Wali Kota ingin posyandu tidak hanya menjadi tempat layanan kesehatan, tetapi juga berperan dalam menekan stunting, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Aldi, Selasa, (05/5/2026).

Ia menjelaskan, Posyandu 6 SPM mencakup enam bidang utama, yakni kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pendidikan, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

Program ini dilaksanakan secara rutin setiap Senin pertama setiap bulan sebagai wadah pelayanan terpadu lintas sektor di tingkat kelurahan.

“Dengan pelaksanaan rutin, masyarakat lebih mudah mengakses layanan dasar sekaligus menjadi ruang koordinasi antara warga dan pemerintah,” katanya.

Menurut Aldi, pelaksanaan Posyandu 6 SPM juga mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, yang mendorong penguatan fungsi posyandu tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga sebagai pusat layanan sosial dan pembangunan masyarakat.

“Regulasi ini memberi dasar yang kuat bagi kami untuk mengintegrasikan berbagai layanan agar lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selain sebagai pusat pelayanan, Posyandu 6 SPM juga menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan kondisi riil di lapangan. Masukan tersebut kemudian menjadi dasar bagi organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dalam merumuskan solusi.

“Banyak persoalan yang langsung teridentifikasi dari masyarakat dan menjadi bahan bagi OPD untuk bergerak cepat memberikan solusi,” ujarnya.

Aldi menegaskan, pihak kelurahan akan terus memperkuat pelaksanaan Posyandu 6 SPM karena dinilai memberikan dampak nyata terhadap percepatan pembangunan di tingkat akar rumput.

“Ini menjadi instrumen penting untuk memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat
Porprov Sumbar XVI Resmi Dibuka, Payakumbuh Bidik Prestasi dan Regenerasi Atlet
500 Duta Olahraga Payakumbuh Resmi Dilepas ke Porprov Sumbar XVI, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Karang Taruna Payakumbuh Siapkan Bisnis Maggot, Zulmaeta Siap Jadi Pembeli
Sah! Kursi Ketua PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Kembali Jadi Milik Aspon Dedi
RAPBD 2027 Payakumbuh Disorot Fraksi DPRD, Zulmaeta Siapkan Jawaban Lengkap
Bukan Kolektor Sertifikat, Zulmaeta Minta ASN Payakumbuh Buktikan Kompetensi Lewat Kinerja
Pemko Payakumbuh Bongkar Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, e-RDKK 2027 Berbasis Geospasial

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Porprov Sumbar XVI Resmi Dibuka, Payakumbuh Bidik Prestasi dan Regenerasi Atlet

Rabu, 30 September 2026 - 07:09 WIB

500 Duta Olahraga Payakumbuh Resmi Dilepas ke Porprov Sumbar XVI, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 28 September 2026 - 21:50 WIB

Karang Taruna Payakumbuh Siapkan Bisnis Maggot, Zulmaeta Siap Jadi Pembeli

Minggu, 27 September 2026 - 20:09 WIB

Sah! Kursi Ketua PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Kembali Jadi Milik Aspon Dedi

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:36 WIB