GPM di Payakumbuh Diserbu Warga, Jadi Penyelamat di Tengah Lonjakan Harga Pangan

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Payakumbuh di Pasar Padang Kaduduak, Kamis, (25/09/2025), diserbu ratusan warga sejak pagi.

Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang tengah menghadapi lonjakan harga bahan pokok, khususnya cabai merah, bawang merah, dan beras yang terus meningkat sejak Agustus lalu.

Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dibanding pasar. Misalnya, beras premium Anak Daro di pasar umum mencapai Rp.16.500 per kilogram, di GPM dijual Rp.14.000. Beras SPHP yang biasanya Rp.13.000 per kilogram, di GPM hanya Rp.11.500. Cabai merah yang di pasaran menembus Rp.80.000 per kilogram, bisa dibeli Rp.55.000 di GPM. Sementara bawang merah dari Rp.40.000 per kilogram turun jadi Rp.28.000, dan minyak goreng dijual Rp.13.000 per liter.

Cabai merah sekarang mahal sekali, bisa sampai Rp.80 ribu per kilogram di pasar. Dengan adanya pangan murah ini, saya bisa belanja untuk kebutuhan rumah tangga tanpa khawatir kantong jebol,” ungkap Rina (38), salah seorang warga yang rela antre sejak pagi.

Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Irwan Suwandi, mengatakan GPM merupakan langkah cepat pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak harga.

Pemko Payakumbuh berkomitmen mewujudkan stabilitas pasokan dan harga pangan yang tetap terjangkau. Melalui pangan murah, kami berharap kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan aman,” ujarnya.

Irwan menambahkan, kegiatan ini bisa terlaksana berkat dukungan CSR Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat senilai Rp5 juta. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti kepedulian berbagai pihak dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, menyebut GPM digelar setelah pihaknya menemukan tren kenaikan harga yang cukup signifikan sejak Agustus hingga pekan kedua September 2025.

Cabai merah, bawang merah, dan beras mengalami fluktuasi harga yang tinggi. Melalui pangan murah ini, kami berupaya meredam lonjakan harga sekaligus membantu warga agar kebutuhan rumah tangga mereka tetap terpenuhi,” jelasnya.

Edvidel menegaskan, GPM tidak hanya memberikan solusi sementara, tetapi juga menjadi bagian dari program pengendalian inflasi daerah. “Kegiatan ini akan terus digelar secara berkala di beberapa lokasi, sehingga dampaknya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang warga sudah terlihat sejak pagi. Suasana pasar tampak ramai dengan warga yang membawa tas belanja, berharap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih bersahabat.

Bagi banyak masyarakat, GPM menjadi penyelamat di tengah mahalnya harga pangan menjelang akhir tahun. “Kalau bisa kegiatan seperti ini rutin digelar, karena sangat membantu kami, apalagi di akhir bulan ini,” pungkas Rina. (tpk)

Berita Terkait

Rang Mudo Disiapkan Jadi Penjaga Adat di Era Digital
KPK RI Monitoring Kota Ber-Aksi, Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Cegah Korupsi
Rakernas APEKSI 2026, Zulmaeta Dorong Payakumbuh Jadi Kota yang Adaptif dan Tangguh
Rakernas APEKSI Jadi Momentum Payakumbuh Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Daerah
Zulmaeta Luncurkan Enam Inovasi Digital, Percepat Transformasi Birokrasi di Payakumbuh
Zulmaeta Sebut Festival Minangkabau Perkuat Warisan Budaya dan Ekonomi Rakyat
Bangun SDM Unggul, Payakumbuh Tingkatkan Literasi Informasi Masyarakat
BKMT Payakumbuh Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Seminar dan Lomba Penyelenggaraan Jenazah

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43 WIB

Rang Mudo Disiapkan Jadi Penjaga Adat di Era Digital

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:29 WIB

Rakernas APEKSI 2026, Zulmaeta Dorong Payakumbuh Jadi Kota yang Adaptif dan Tangguh

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:47 WIB

Rakernas APEKSI Jadi Momentum Payakumbuh Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:01 WIB

Zulmaeta Luncurkan Enam Inovasi Digital, Percepat Transformasi Birokrasi di Payakumbuh

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:56 WIB

Zulmaeta Sebut Festival Minangkabau Perkuat Warisan Budaya dan Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

GenRe Awards 2026 Payakumbuh Cetak Remaja Inspiratif Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 8 Jul 2026 - 23:36 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Inovasi Abon Siput Sawah Antar Siswa ICBS Payakumbuh Melaju ke FIKSI Tahap II

Rabu, 8 Jul 2026 - 23:28 WIB

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota Jadi Percontohan Blended Finance Model Perhutanan Sosial di Sumbar

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:42 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Rang Mudo Disiapkan Jadi Penjaga Adat di Era Digital

Selasa, 7 Jul 2026 - 07:43 WIB