Payakumbuh Dukung Budaya Antikorupsi lewat ACFFest Movie Day 2025

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan antikorupsi melalui pendekatan seni dan perfilman. Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Rida Ananda dalam kegiatan Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) Movie Day 2025, yang digelar Minggu malam (6/07/2025) di Warung Sentosa Abadi, Kelurahan Tiakar.

Rida hadir mewakili Wali Kota Payakumbuh dalam acara yang merupakan bagian dari kolaborasi nasional Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), bersama delapan komunitas kreatif di berbagai daerah di Indonesia. Di Payakumbuh, komunitas Payakumbuh Youth Arte Committee (PYAC) menjadi mitra lokal dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Kehadiran berbagai elemen pemerintahan dan legislatif tersebut memperkuat dukungan terhadap gerakan budaya antikorupsi berbasis seni dan film.

Dalam sambutannya, Rida Ananda menegaskan pentingnya peran anak muda dalam menanamkan dan menyebarluaskan nilai-nilai integritas melalui media kreatif.

Kegiatan ini bukan sekadar tontonan, tapi juga bentuk pendidikan publik. Anak-anak muda kita harus menjadi pionir dalam menjaga integritas dan menolak segala bentuk praktik korupsi, mulai dari lingkungan terkecil mereka,” ujar Rida.

ACFFest Movie Day merupakan program tahunan dari Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK yang telah memasuki tahun ke-11. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Dari Layar, Kita Beraksi Berantas Korupsi!” dan digelar di sembilan kota/kabupaten terpilih, termasuk Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Agenda utama meliputi pemutaran film-film bertema antikorupsi karya nominator ACFFest dari tahun-tahun sebelumnya, serta diskusi mendalam terkait isu korupsi lokal dan potensi media audio-visual sebagai alat kampanye sosial.

Selain pemutaran film, tiga sesi talkshow turut digelar. Tema yang diangkat antara lain sejarah sinema Indonesia dan Sumatera Barat, hubungan film dengan politik, serta peran film dalam mendukung gerakan sosial. Narasumber yang hadir meliputi Maichel Firmansyah (penulis), Muhammad Isa Gautama (akademisi), dan Monita (penyuluh antikorupsi KPK), dengan Habibur Rahman sebagai moderator.

Kegiatan juga dimeriahkan oleh penampilan seniman lokal dari bidang musik dan teater, yang menyampaikan pesan antikorupsi melalui karya-karya seni.

Pemerintah Kota Payakumbuh sangat mendukung upaya ini. Semoga kolaborasi seperti ini terus tumbuh dan membawa dampak nyata bagi pemberantasan korupsi di daerah,” tutup Rida. (tpk)

Berita Terkait

DPRD Payakumbuh Resmi Sahkan Perda Penanaman Modal
ROC Chapter Payakumbuh Resmi Dikukuhkan, Perkuat Persaudaraan dan Aksi Sosial
Pemko dan Kementerian PUPR Matangkan Strategi Rekonstruksi Pasar Payakumbuh
Apel Bersama KORPRI, ASN Payakumbuh Didorong Jadi Teladan Pelayanan Publik
Perkuat PAD, Payakumbuh Bergabung dalam Program Optimalisasi Data Perpajakan
Kontroversi Kepala Daerah Buka Praktik Dokter, Ini Penjelasan Ahli dan Kemendagri
Mantan Wali Kota Riza Falepi Tanggapi Isu Tapal Batas dan Pembangunan Pasar Payakumbuh
Cabuli Anak 7 Tahun, Seorang Pria Diciduk Polisi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:26 WIB

DPRD Payakumbuh Resmi Sahkan Perda Penanaman Modal

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:09 WIB

ROC Chapter Payakumbuh Resmi Dikukuhkan, Perkuat Persaudaraan dan Aksi Sosial

Jumat, 24 Oktober 2025 - 09:36 WIB

Pemko dan Kementerian PUPR Matangkan Strategi Rekonstruksi Pasar Payakumbuh

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:07 WIB

Apel Bersama KORPRI, ASN Payakumbuh Didorong Jadi Teladan Pelayanan Publik

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:06 WIB

Perkuat PAD, Payakumbuh Bergabung dalam Program Optimalisasi Data Perpajakan

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Sekretaris Utama BNPB Tinjau Huntara Terdampak Bencana di Gunuang Omeh

Selasa, 6 Jan 2026 - 23:46 WIB