Pemko Payakumbuh Gelar Pelatihan Budidaya Jamur Tiram bagi Keluarga Berisiko Stunting

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan budidaya jamur tiram. Kegiatan strategis ini berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan Kamis, (8/05/2025) dan diikuti oleh 30 kepala keluarga yang tergolong rentan secara ekonomi dan masuk dalam kategori stunting serta berisiko stunting.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi nyata dari misi pertama Wali Kota Payakumbuh 2025–2030, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Dinas Ketahanan Pangan telah mengambil langkah strategis melalui pelatihan dan bantuan langsung kepada keluarga yang terdampak stunting. Ini adalah upaya nyata dalam menurunkan angka stunting dan kemiskinan, sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Elzadaswarman juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan bantuan secara optimal agar memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan yang bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga, mengurangi prevalensi stunting, mengoptimalkan lahan pekarangan, dan meningkatkan skor Pola Pangan Harapan (PPH),” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, setiap peserta menerima bantuan 150 batlog jamur tiram siap panen, dengan total keseluruhan sebanyak 4.500 batlog. Hasil panen pertama diharapkan dapat langsung dikonsumsi oleh keluarga untuk mendukung perbaikan gizi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Asisten II Setdako Payakumbuh Wal Asri, Camat Payakumbuh Utara, Lurah Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Lurah Tigo Koto Diate, serta jajaran dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh.

Dengan pelatihan ini, Pemko Payakumbuh berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga solusi nyata untuk memperbaiki kualitas hidup keluarga secara berkelanjutan. (tpk)

Berita Terkait

Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar
Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:44 WIB