Komisi B DPRD Payakumbuh Bahas Penguatan UMKM dan Modernisasi Pasar Tradisional

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Dalam upaya memperkuat pengelolaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pasar tradisional, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh melakukan kunjungan lapangan ke Dinas Koperasi dan UMKM pada Senin, (20/01/2025). Kunjungan ini bertujuan mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi dinas tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, M. Faizal, memaparkan beberapa program utama yang telah dilaksanakan, seperti pelatihan kewirausahaan, pendampingan UMKM dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran, hingga fasilitasi akses permodalan melalui kerja sama dengan lembaga keuangan. “Kami juga mendorong digitalisasi UMKM agar mampu bersaing di pasar modern,” ujar M. Faizal.

Namun, ia juga mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan anggaran, kurang memadainya sarana pasar, serta konflik yang sering terjadi antara pedagang tetap dan pedagang musiman.

Dalam dialog tersebut, dinas memaparkan rencana pengembangan pasar tradisional yang lebih modern namun tetap mempertahankan ciri khas lokal. Beberapa langkah strategis yang direncanakan antara lain pembangunan kanopi untuk melindungi pedagang dan pembeli, serta penataan ulang pasar buah agar lebih tertata.

“Pasar tradisional merupakan denyut nadi ekonomi rakyat. Kami ingin pasar ini lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli, namun tetap mempertahankan identitas lokalnya,” tambah M. Faizal.

Komisi B DPRD juga menyoroti persiapan menghadapi bulan puasa, terutama pengelolaan pasar pabukoan. Ketua Komisi B, Hamdi Agus, ST, menekankan pentingnya menyediakan lokasi khusus bagi pedagang musiman untuk menghindari konflik dengan pedagang tetap.

“Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang dirugikan, baik pedagang tetap maupun musiman. Pengelolaan pasar pabukoan harus lebih baik agar semua pihak merasa nyaman,” jelas Hamdi.

Komisi B merekomendasikan penyediaan lahan khusus bagi pedagang musiman, perencanaan pasar yang lebih modern, dan peningkatan koordinasi antar dinas terkait untuk memastikan pengelolaan pasar berjalan optimal.

Kunjungan ini diharapkan menjadi landasan untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan fasilitas pasar dan memberdayakan UMKM. Dengan kolaborasi yang baik antara DPRD dan Dinas Koperasi dan UMKM, Kota Payakumbuh diharapkan memiliki pasar tradisional yang modern, ramah, dan mampu menjadi pusat ekonomi rakyat yang tangguh. (tpk)

Berita Terkait

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026
Kominfo Payakumbuh Dorong Peserta PKA Hadirkan Inovasi Berdampak Nyata
Unand dan Pemko Payakumbuh Perkuat UMKM Rendang Lewat Program Pendampingan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:31 WIB

42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:21 WIB

Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terbaru

Payakumbuh

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:19 WIB