Pemko Payakumbuh Gelar Rakor TPPS Tahap IV, Fokus Percepatan Penurunan Stunting

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tahap IV di aula pertemuan Ngalau Indah, Lt. 3 Balai Kota Payakumbuh. Rapat ini bertujuan untuk memperkuat upaya penurunan angka stunting di Payakumbuh dan dihadiri oleh anggota TPPS, tim pakar audit kasus stunting, penyuluh KB, perwakilan TPK, serta kepala dan tenaga gizi dari seluruh Puskesmas di wilayah tersebut.

Rakor dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, didampingi oleh Wakil Ketua TPPS, Elfriza Zaharman, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Dafrul Pasi, serta Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto.

Dalam sambutannya, Suprayitno mengungkapkan bahwa upaya penurunan stunting di Payakumbuh telah mendapat perhatian pemerintah pusat dan didukung dengan dana insentif fiskal sebesar 6 miliar rupiah.

“Alhamdulillah, secara nasional percepatan penurunan stunting di Kota Payakumbuh mendapat apresiasi. Rakor ini sangat penting agar kita bisa terus mengevaluasi pencapaian dan memastikan intervensi berkelanjutan pada anak-anak yang terindikasi stunting,” ujar Suprayitno, Senin, (4/11/2024).

Berdasarkan data dari sistem ePPGBM, angka stunting di Payakumbuh saat ini tercatat pada angka 19 persen, dengan jumlah kasus mencapai 204. Beberapa faktor determinan stunting yang ditemukan di lima kecamatan di Payakumbuh meliputi:

  1. Pola asuh dan asupan nutrisi tidak optimal (5 kasus)
  2. Penyakit penyerta (35 kasus)
  3. Tidak melakukan imunisasi dan tidak mengunjungi Posyandu (17 kasus)
  4. Tidak menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) (25 kasus)
  5. Terpapar asap rokok (60 kasus)
  6. Rumah tidak layak huni (8 kasus)
  7. Jamban tidak layak (4 kasus)
  8. Sumber air minum yang kurang bersih (2 kasus)
  9. Tidak mengikuti program KB (31 kasus)
  10. Faktor 4T (terlalu muda, terlalu dekat, terlalu tua, terlalu sering melahirkan) (12 kasus)

Suprayitno menekankan bahwa intervensi yang berkelanjutan akan dilakukan untuk mengatasi faktor-faktor penyebab tersebut, sehingga target penurunan angka stunting di Payakumbuh dapat tercapai dengan efektif. Setelah pembukaan, Rakor berlanjut dengan pemaparan data dan strategi penanganan kasus stunting oleh para penyuluh keluarga berencana (PKB) dari tiap kecamatan. Diharapkan langkah-langkah yang disepakati dalam Rakor ini dapat mempercepat penurunan stunting secara tepat sasaran dan berkelanjutan di Kota Payakumbuh. (tpk)

Berita Terkait

Kominfo Payakumbuh Dorong Peserta PKA Hadirkan Inovasi Berdampak Nyata
Unand dan Pemko Payakumbuh Perkuat UMKM Rendang Lewat Program Pendampingan
Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM 2026
Antisipasi Bencana, BPBD Payakumbuh Cek Peralatan dan Logistik
Brotherhood’90s Perkuat Persaudaraan Lewat Silaturahmi Tahunan di Palano Hill Cafe
Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh
ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara
PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:15 WIB

Kominfo Payakumbuh Dorong Peserta PKA Hadirkan Inovasi Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:25 WIB

Unand dan Pemko Payakumbuh Perkuat UMKM Rendang Lewat Program Pendampingan

Senin, 13 April 2026 - 07:31 WIB

Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM 2026

Jumat, 10 April 2026 - 03:00 WIB

Antisipasi Bencana, BPBD Payakumbuh Cek Peralatan dan Logistik

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:44 WIB

Brotherhood’90s Perkuat Persaudaraan Lewat Silaturahmi Tahunan di Palano Hill Cafe

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Rakor Bersama Mendagri, Payakumbuh Tegaskan Komitmen Optimalkan Dana Pascabencana

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:20 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Pengadaan Lebih Transparan, Pemko Payakumbuh Optimalkan e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:05 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:32 WIB