Pemko Payakumbuh dan Hipermi Siap Tingkatkan Pasar Ekspor Rendang

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (Hipermi) dalam upaya keberlanjutan dan peningkatan pasar rendang. Hal ini disampaikan oleh Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, dalam diskusi bersama Pengurus Hipermi pada Jumat malam (19/07/2024).

“Pemko Payakumbuh akan secara bersama berkolaborasi untuk keberlanjutan rendang, salah satunya dalam meningkatkan pasar ekspor,” kata Suprayitno.

Ia menekankan bahwa rencana dan kegelisahan dari Hipermi harus didukung oleh Pemko Payakumbuh sebagai “City of Randang”.

“Kita harus seiring sejalan dan memaksimalkan fasilitas yang kita punya. Kita harus mendukung semangat dari Hipermi. Kami tidak ingin hanya menjadi penonton,” ungkapnya.

Suprayitno menambahkan bahwa Pemko Payakumbuh bersama Hipermi harus menyusun langkah cepat dan konkret untuk keberlanjutan dan peningkatan pasar rendang Payakumbuh.

“Seperti harapan Hipermi untuk bisa menjadi pemasok rendang haji 2025, Pemko Payakumbuh harus mencari cara agar hal ini dapat tercapai,” ujarnya.

Ketua Hipermi, Fibrianti Takarina, menyatakan harapannya agar Sumatera Barat bisa menjadi pemasok rendang untuk jamaah haji tahun depan.

“Payakumbuh sebagai City of Randang tentu menjadi bagian penting dalam hal ini. Dukungan dari Pemko Payakumbuh sangat kami butuhkan,” tuturnya.

Fibrianti juga menyampaikan bahwa Sentra Randang Payakumbuh selama ini sangat membantu kemajuan pengusaha rendang, khususnya di Payakumbuh.

“Produk rendang kita saat ini sudah memiliki masa kadaluarsa hingga 1,5 sampai 2 tahun berkat dukungan Sentra Randang dan Pemko Payakumbuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hipermi menargetkan untuk memproduksi rendang dengan bahan-bahan organik guna mengatasi permasalahan limbah.

“Dengan menggunakan bahan organik, kita dapat membantu permasalahan limbah. Tentu hal ini harus disiapkan dengan matang,” pungkasnya.

Diskusi tersebut juga dihadiri oleh Asisten III Ifon Satria Chan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Yunida Fatwa, Kepala Disdukcapil Wal Asri, Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, dan pengurus Hipermi lainnya. (tpk)

Berita Terkait

Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar
Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Upacara, Zulmaeta Dorong Generasi Muda Bergerak

Rabu, 28 Okt 2026 - 07:58 WIB