DP3AP2KB Kota Payakumbuh Gelar Rakor Bersama Gugus Tugas Kota Layak Anak 2024

- Jurnalis

Rabu, 24 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk den Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi bersama Satuan Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) 2024 di Aula Randang Lt. 2 Balai Kota Payakumbuh, Rabu (24/04/2024).

Rapat yang bertujuan untuk mempersiapkan Pemko dalam mewujudkan Kota Payakumbuh sebagai Kota Layak Anak tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Payakumbuh diwakili oleh Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Elzadaswarman.

“Hal ini merupakan salah satu upaya Pemko dalam mewujudkan kesejahteraan anak di Kota Payakumbuh,” ujar pria yang akrab disapa Om Zet tersebut.

Ia menyebut, predikat penghargaan program KLA yang sedang diupayakan untuk tercapai bukanlah tujuan utama bagi Pemko Payakumbuh. Melainkan yang paling penting saat ini adalah mewujudkan Kota Payakumbuh sebagai kota yang benar-benar layak untuk anak dan perempuan.

“Tujuan intinya adalah mempersiapkan Kota Payakumbuh sebagai kota yang nyaman dan aman untuk anak,” ucapnya.

Kemudian, ia juga meminta kepada seluruh peserta rapat untuk berkomitmen menjadikan Kota Payakumbuh sebagai Kota Layak Anak tahun 2024.

“Kami mengimbau bapak dan ibu sama-sama berkomitmen dalam menjadikan Kota Payakumbuh sebagai KLA dengan mempersiapkan kelembagaan, fasilitas dan infrastruktur, serta lainnya,” tegasnya.

Dikatakan Om Zet, Kota Payakumbuh diharapkan dapat menyabet predikat Kota Layak Anak atau minimal mampu meningkat ke posisi Nindya dari yang sebelumnya berada di posisi Madya pada tahun 2023.

“Predikat KLA merupakan investasi dan hadiah untuk anak-anak kita. Kita harus selalu memastikan, Kota Payakumbuh menjadi kota yang ramah untuk anak baik masa sekarang maupun mendatang,” tutupnya.

Selaras, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Payakumbuh AH Agustion juga membeberkan bahwa untuk mencapai penghargaan Kota Layak Anak ini harus memenuhi 24 indikator yang terbagi berdasarkan 5 klaster yang telah ditentukan.

Adapun pembagian indikatornya adalah kelembagaan, klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta klaster perlindungan khusus.

“Penilaian KLA ini terkait dengan banyak pihak, untuk itu kami mohon bantuan kepada OPD terkait untuk menyediakan segala sesuatu yang diperlukan, sehingga nantinya bisa membawa Payakumbuh ke posisi yang terbaik,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Berita Terbaru