Rekomendasi Partai Demokrat: Libatkan Tokoh Masyarakat, Agama Dan Adat Serta Paga Nagari Sosialisasikan New Normal

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Rekomendasi DPRD Kota Payakumbuh Tentang Percepatan Penanganan Covid-19 Kepada Pemko Payakumbuh disampaikan oleh juru bicara DPRD Suparman di Aula Sidang DPRD Kota Payakumbuh, Senin (15/6).

Dihadiri Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Ketua DPRD Hamdi Agus, Wakil Ketua DPRD Wulan Denura, dan anggota DPRD lainnya. Turut hadir SKPD terkait, Camat, Ketua LKAAM, serta KAN dan LPM se Kota Payakumbuh.

Rekomendasi DPRD yang disampaikan oleh Suparman dari Fraksi PKS.

Fraksi Partai Demokrat yang beranggotakan Wakil Ketua DPRD Armen Faindal, Joko Purwanto, dan Fahlevi Mazni menyampaikan beberapa catatan sebagai Pendapat fraksi sebagai berikut:

Laporan Pansus 1 DPRD Kota Payakumbuh yang membahas tentang Percepatan Penanganan Pemutusan Rantai Corona Virus Disease (COVID-19)

Pertama Metoda pencegahan yang meliputi sosialisasi dan edukasi tentang Covid-19. Pada kenyataannya masyarakat belum cukup paham langkah pencegahan penyebaran virus corona di lingkungannya.

“Edukasi seperti protokol masuk rumah belum cukup dipahami kebanyakan warga. Masyarakat pun belum mengikuti imbauan pemerintah untuk memakai masker ketika keluar rumah. Pemahaman seperti ini penting disampaikan agar masyarakat dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungannya

Kedua penanganan medis dengan peningkatan sistem kesehatan.

Fraksi Partai Demokrat berpendapat bahwa dalam aspek penanganan medis, pemerintah harus memberi jaminan kelengkapan APD dan makan minum kepada tenaga medis. Bahkan jaminan sosial juga perlu diberikan kepada tenaga medis.

Kami juga menyarankan agar pemerintah kota dapat memberdayakan masyarakat dalam memproduksi APD yang sesuai standar kesehatan dan bisa dipakai dalam lingkup Kota Payakumbuh serta membeli produk APD dari masyarkat untuk memberikan masukan pendapatan produsen dan ketersediaan tenaga medis yang membutuhkan APD.

Ketiga anggaran yang berasal dari APBD Kota Payakumbuh termasuk dalam penyelarasan APBD dan Dana kelurahan, dapat ditingkatkan pemanfaatannya, salah satunya untuk sosialisasi pencegahan dan penanganan Covid-19 di lingkungan tempat tinggal dan kelurahan serta fasilitas pelayanan publik Fraksi Demokrat berharap agar dana yang dimiliki tersebut dapat dimanfaatkan untuk upaya percepatan penanganan Covid-19.

Selanjutnya , Fraksi Demokrat berharap setelah seluruh pihak dan seluruh sumber daya sudah dikerahkan dalam menghadapi wabah ini tentunya harus diiringi dengan doa. Maka Fraksi Demokrat mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, Allah SWT dan berdoa kepada-Nya agar masa pandemi ini segera berakhir.

Laporan Pansus 2 DPRD Kota Payakumbuh yang membahas tentang Dampak Sosial Dan Ekonomi Corona Virus Disease (COVID-19
Sejak kasus Covid-19 meningkat di Indonesia, berbagai permasalahan sosial dan ekonomi muncul di tengah masyarakat. Tak dapat dipungkiri jika Covid-19 telah hampir melumpuhkan kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Payakumbuh. Dan sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan kapan wabah ini akan berakhir sehingga perlu kebijakan pemerintah untuk bisa melindungi dan menjamin keberlangsungan hidup bagi masyarakat.

Maka dari itu DPRD berinisatif untuk membentuk pansus dan sudah melalui banyak rapat dan diskusi sehingga sudah menghasilkan rekomendasi khususnya yang berdampak terhadap social dan ekonomi masyarakat.

Fraksi Partai Demokrat sependapat dan mendukung penuh apa yang sudah menjadi rekomendasi tersebut.

Laporan Pansus 3 DPRD Kota Payakumbuh yang membahas tentang Penegakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Pertama  masyarakat harus disiplin menerapkan physical distancing dan pola hidup sehat.

Sejauh ini aparat penegak hukum seperti Satpol PP telah bekerjasama dengan TNI dan POLRI untuk memantau kegiatan masyarakat agar tidak terjadi kerumunan masa. Pada intinya, masyarakat harus sadar diri menjaga dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya agar tidak saling menulari virus corona.

Untuk itu pemerintah daerah bersama pihak terkait harus selalu memberikan edukasi dan melakukan tindakan persuasive dalam memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

Kedua Dalam menghadapi tatanan new normal diharapkan Komunikasi dan koordinasi antar semua pihak dan melibatkan seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan paga nagari untuk dapat menyampaikan bahwa dengan tidak diberlakukan lagi PSBB bukan berarti kita sudah terbebas dari covid-19 dan tetap melakukan kegiatan diluar rumah harus selalu mengacu pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19. (rel)

Berita Terkait

Brotherhood’90s Perkuat Persaudaraan Lewat Silaturahmi Tahunan di Palano Hill Cafe
Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh
ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara
PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan
Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial
Riza Falepi Bantah Pernyataan “Gas Pol” Terkait Sengketa Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
DPRD Payakumbuh Resmi Sahkan Perda Penanaman Modal

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:44 WIB

Brotherhood’90s Perkuat Persaudaraan Lewat Silaturahmi Tahunan di Palano Hill Cafe

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:45 WIB

ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:27 WIB

PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:37 WIB

Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Pengelolaan TKD untuk Penanganan dan Mitigasi Bencana

Kamis, 26 Mar 2026 - 01:32 WIB