OPD Se-Kota Payakumbuh Ikuti FGD Bersama BPOM

- Jurnalis

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Payakumbuh mengikuti Focus Group Discussion (FGD) dengan tema bersama wujudkan obat dan makanan aman yang dilaksanakan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Payakumbuh di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Senin (27/11/23).

Pj Wali Kota Payakumbuh Drs. Jasman, MM diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Elfriza Zaharman mengatakan FGD yang digelar BPOM di Payakumbuh ini sangat penting bagi para OPD.

“Kami mengapresiasi langkah BPOM Payakumbuh yang melibatkan OPD dalam upaya mewujudkan obat dan makanan aman,” kata perempuan yang akrab disapa Cece tersebut.

Ia mengatakan bahwa upaya mewujudkan obat dan makanan yang aman tersebut salah satunya dapat dilaksanakan untuk makanan dan snack saat kegiatan yang dilaksanakan Pemko Payakumbuh dan OPD.

“Dengan bekerjasama dengan BPOM tentu kita ingin makanan atau snack yang dipakai saat kegiatan aman dari bahan yang berbahaya,” ujarnya.

Cece mengatakan kehadiran BPOM di Payakumbuh merupakan hal yang penting karena Kota Payakumbuh yang banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner.

“Harapan kita tentu pelaku UMKM kita mendapatkan banyak ilmu dari BPOM terkait bahan-bahan yang aman untuk dipakai dalam pengolahan produk UMKM nya,” ungkapnya.

Selanjutnya Cece mengatakan bahwa Pemko Payakumbuh sangat mendukung upaya terwujudnya obat dan makanan aman di Kota Payakumbuh.

“Pemko Payakumbuh mendukung terciptanya obat dan makanan di Kota Payakumbuh yang aman sehingga apapun yang nantinya dikonsumsi atau digunakan masyarakat Kota Payakumbuh telah aman,” ujarnya.

Kepala BPOM di Payakumbuh Iswadi mengatakan bahwa semenjak POM ada di Payakumbuh sejak 2018 pihaknya telah banyak melakukan sosialisasi kepada siswa dan pelaku usaha.

“Namun untuk instansi pemerintah baru pertama kami lakukan sehingga memang hal ini sangat penting untuk dilakukan,” ujarnya.

Terdapat lima fokus pengawasan Pangan olahan yang masa simpan di atas tujuh hari, kosmetik, obat tradisioal atau jamu, suplemen kesehatan, dan obat.

Setelah naik status, saat ini terdapat tujuh daerah yang menjadi wilayah kerja BPOM di Payakumbuh yakni Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan Yuniri Yunirman, sejumlah kepala OPD, dan perwakilan OPD, dan pelaku usaha. (tpk)

Berita Terkait

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026
Kominfo Payakumbuh Dorong Peserta PKA Hadirkan Inovasi Berdampak Nyata
Unand dan Pemko Payakumbuh Perkuat UMKM Rendang Lewat Program Pendampingan
Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM 2026

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:31 WIB

42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:21 WIB

Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:44 WIB

Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:15 WIB

Kominfo Payakumbuh Dorong Peserta PKA Hadirkan Inovasi Berdampak Nyata

Berita Terbaru

Opini

PENGANGGURAN

Senin, 24 Agu 2026 - 10:58 WIB