Wawako Elzadaswarman Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel dan Transparan

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Dalam upaya mewujudkan reformasi birokrasi dan digitalisasi pemerintahan, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Workshop Implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) yang digelar di Aula Balai Kota Payakumbuh, Kamis, (6/11/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Implementasi SIPD RI dalam Proses Penatausahaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah” ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur dalam pengelolaan keuangan daerah melalui SIPD RI, sekaligus menyamakan persepsi dan memperkuat akurasi pelaporan keuangan daerah secara terintegrasi.

Workshop berlangsung selama dua hari dan diikuti 144 peserta, terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari 31 SKPD, Kepala TU dari 11 OPD BLUD, Bendahara Pengeluaran dari 31 SKPD dan 11 OPD BLUD, serta Pembuat Laporan Keuangan dan staf Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan BKD Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyebut tata kelola keuangan merupakan aspek krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Keuangan daerah adalah urat nadi pembangunan. Tata kelola keuangan yang akuntabel akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari hasil fisik atau capaian program, tetapi juga dari kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara tertib, efisien, dan sesuai regulasi.

Lebih lanjut, Elzadaswarman menegaskan bahwa penerapan SIPD RI merupakan wujud nyata reformasi birokrasi dan digitalisasi tata kelola pemerintahan.

SIPD RI bukan sekadar aplikasi, melainkan sistem nasional yang mengintegrasikan seluruh proses pemerintahan mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan keuangan agar lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa penguasaan SIPD RI adalah kewajiban moral dan profesional bagi seluruh aparatur pengelola keuangan daerah, guna memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara efisien dan dapat dipertanggungjawabkan.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, yakni Esen Gaillingging dan Firman Anggriawan, yang memaparkan teknis penggunaan SIPD RI secara komprehensif, termasuk mekanisme penatausahaan dan penyusunan laporan keuangan.

Dalam paparannya, narasumber juga menjelaskan kebijakan umum APBD yang disusun berdasarkan prinsip “money follows program”, yaitu penganggaran yang diarahkan pada program prioritas yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerintah daerah harus memfokuskan anggaran pada pencapaian target publik perangkat daerah, tanpa harus menganggarkan seluruh program yang menjadi kewenangan, agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Esen.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah secara tertib dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Seluruh penerimaan dan pengeluaran daerah harus dikelola melalui Bendahara Umum Daerah dan dituangkan dalam Rekening Kas Umum Daerah dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Esen turut mengingatkan bahwa setiap pejabat pengguna anggaran bertanggung jawab atas kebenaran material dan dokumen keuangan yang ditandatangani. Kepala daerah maupun perangkat daerah dilarang melakukan pungutan di luar ketentuan peraturan perundang-undangan. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter, Wawako Resmikan RA Ikhlas Model DWP Kemenag
Pemko Payakumbuh Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih, Transparan, dan Bebas Penyimpangan
Pasar Murah Pemko Payakumbuh Diserbu Warga, Harga Bahan Pokok Disubsidi Hingga 50 Persen
Jasa Raharja Serahkan Ambulans untuk PMI Payakumbuh, Perkuat Layanan Kemanusiaan
Rakor Bersama Mendagri, Payakumbuh Tegaskan Komitmen Optimalkan Dana Pascabencana
Pengadaan Lebih Transparan, Pemko Payakumbuh Optimalkan e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha
Peringatan Harkitnas di Payakumbuh Jadi Momentum Penguatan Nasionalisme dan ASN Profesional

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter, Wawako Resmikan RA Ikhlas Model DWP Kemenag

Senin, 25 Mei 2026 - 20:54 WIB

Pemko Payakumbuh Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih, Transparan, dan Bebas Penyimpangan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:45 WIB

Pasar Murah Pemko Payakumbuh Diserbu Warga, Harga Bahan Pokok Disubsidi Hingga 50 Persen

Senin, 25 Mei 2026 - 20:01 WIB

Jasa Raharja Serahkan Ambulans untuk PMI Payakumbuh, Perkuat Layanan Kemanusiaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:20 WIB

Rakor Bersama Mendagri, Payakumbuh Tegaskan Komitmen Optimalkan Dana Pascabencana

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Guru SDN 17 Payakumbuh Raih Juara I Guru Inovatif Sumbar di Ajang HEBAT 2026.

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:12 WIB

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Pemkab Lima Puluh Kota Torehkan WTP ke-11 Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB