Tekan Inflasi, Pemko Payakumbuh Siapkan 35.000 Bibit Cabe Siap Tanam

- Jurnalis

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Untuk terus menekan inflasi harga cabe, pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan tahun 2022 ini, Pemerintah Kota Payakumbuh mengalokasikan sebanyak 35.000 batang benih cabe yang akan dibagikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT), organisasi perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan.

“Kita menyediakan bibit siap tanam yang akan kita distribusikan pada minggu pertama November. Kita juga bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, mereka menyediakan polibag dan kompos,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra kepada media, Kamis (27/10/22).

Depi menerangkan, inflasi terjadi diakibatkan oleh sektor pertanian dengan naiknya harga bawang dan cabe, seharusnya ada harga keseimbangan, petani tidak merugi dan konsumen tidak kemahalan membeli.

“Kita berharap segera bisa keluar dari kondisi ini, meski saat ini harga cabe mulai menurun. Tapi kita terus berkoordinasi bersama pakar cabe dan kelompok-kelompok tani, bagaimana hasil cabe petani terus bagus dan ada keseimbangan harga,” kata Depi didampingi Kabid TPH-Bun Rozi Alleni.

Sebenarnya, kata Depi, harga seimbang cabe di pasaran adalah antara Rp.30.000 hingga Rp.40.000, dengan harga ini petani tidak dirugikan menjual produk dan konsumen tidak kemahalan membeli.

“Meski kita akui biaya produksi memang cukup tinggi, karena naiknya harga pestisida dan pupuk, kita berusaha mengantisipasi problem pupuk ini dengan mendorong kelompok tani untuk memproduksi pupuk organik melalui unit pengolahan pupuk organik, di bawah binaan dinas pertanian,” tegasnya.

Diinformasikannya juga, agar optimalnya bibit yang didistribusikan ini nantinya, petani diharapkan terbuka dan luwes untuk sering bertanya dan berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang bisa memberikan pengarahan, pembinaan, dan penyuluhan di bidang pertanian.

“Kita juga ada sekolah lapangan bagi kelompok tani. Bersama mengajak masyarakat mensosialisasikan cabe dan bawang, dikawal oleh penyuluh pertanian. Penyuluh adalah sobat petani, mengawal petani, meningkatkan kesejahteraannya. Mudah-mudahan dengan kerja sama Pemda dan masyarakat, inflasi bisa ditekan,” ujarnya.

Terakhir, Depi menjelaskan untuk komoditi bawang telah dianggarkan pada APBD tahun 2022, pengadaannya sebanyak kurang lebih 3,7 hektar dan sudah dibagikan ke kelompok tani.

“Pada APBD 2022, kita sudah salurkan bibit siap tanam seperti terung dan cabe,” tukuknya.

Depi juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dengan Kota Payakumbuh mendapat alokasi anggaran dari APBN untuk bibit cabe sebanyak 20 hektar, lokasinya di Kecamatan Payakumbuh Timur sebanyak 10 hektar, dan sisanya di di Kecamatan Latina.

“Kita prediksi hasil dari penenaman cabe melalui bantuan itu lebih kurang 3000 ton,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi Wali Kota Rida Ananda menyampaikan mengendalikan inflasi adalah salah satu tugas khususnya dari Presiden RI Joko Widodo. Rida berupaya menjawab keluhan-keluhan petani yang kesulitan bahan produksi dan masyarakat yang kesulitan dengan daya beli.

“Keseimbangan antara dua ini harus ada, kalau tidak maka akan menimbulkan kondisi ekonomi ekstrim. Sementara kita tahu, masyarakat kita sangat konsumtif dengan cabe,” kata Rida.

Rida berharap keberadaan terminal agrobisnis dan dengan adanya gerakan ASN membeli cabe dari petani, dapat menjadi beberapa opsi solusi untuk problem ini. Pihaknya siap bersinergi dengan berbagai pihak, baik untuk berdiskusi dan berkoodinasi memecahkan persoalan pertanian dan menyerap aspirasi petani.

“Meski hanya 7-9 persen kontribusi pertanian untuk perkembangan ekonomi di Kota Payakumbuh, tapi itu cukup berpengaruh. Kita harus terus berusaha meningkatkan hasil pertanian. Kami berharap ada ide-ide brilian yang diciptakan, kalau warga bermasalah dengan produksi pertanian dari hasil taninya, maka itulah gunanya pemerintah mencarikan solusi,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Brotherhood’90s Perkuat Persaudaraan Lewat Silaturahmi Tahunan di Palano Hill Cafe
Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh
ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara
PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan
Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial
Riza Falepi Bantah Pernyataan “Gas Pol” Terkait Sengketa Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
DPRD Payakumbuh Resmi Sahkan Perda Penanaman Modal

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:44 WIB

Brotherhood’90s Perkuat Persaudaraan Lewat Silaturahmi Tahunan di Palano Hill Cafe

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:45 WIB

ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:27 WIB

PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:37 WIB

Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Wako Zulmaeta Evaluasi Kinerja OPD, Tekankan Percepatan Layanan Dasar

Selasa, 7 Apr 2026 - 07:20 WIB

Wali Kota Payakumbuh

83 Kader GALAMAI Payakumbuh Dikukuhkan, Perkuat Perlindungan Pekerja Informal

Senin, 6 Apr 2026 - 19:21 WIB

Bupati Lima Puluh Kota

Bupati Safni: Penyuluh Harus Jadi Motor Lompatan Pertanian Lima Puluh Kota

Senin, 6 Apr 2026 - 18:07 WIB