Tak Semua Dana Insentif Covid-19 Nakes Th 2020 Tercairkan

- Jurnalis

Rabu, 5 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Untuk mendukung tenaga medis di lini depan, Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran insentif Covid-19 melalui Biaya Operasional Kesehatan (BOK) tambahan bagi pemerintah daerah. Untuk Kota Payakumbuh, pada tahun 2020 dialokasikan sebesar Rp. 1.350.000.000 miliar rupiah untuk dicairkan dua tahap.

Dari wawancara media pada Rabu (5/05), dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal di kantornya mengatakan sejak awal Mei sudah mulai dilakukan sosialisasi oleh pemerintah pusat tentang Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Covid-19.

Kemudian itu disosialisasikan lagi oleh dinas kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnaan WD dan Puskesmas. Mekanismenya disiapkan sesuai syarat diajukan untuk diverifikasi provinsi dan pusat.

“Dalam rapat-rapat pembahasan teknis bersama kementerian ini juga diikuti oleh direktur rumah sakit, dinas kesehatan, serta ke 8 puskesmas di Payakumbuh,” kata Bakhrizal.

Diakui Bakhrizal, rapat beberapa kali dilaksanakan oleh dinas karena mekanisme aturan dari pusat yang tak kunjung jelas seputar bagaimana cara mencairkan dana BOK tersebut. Termasuk adanya keraguan dan kebimbangan mencegah terjadinya kesalahan administrasi di pemerintahan.

Karena petugas Covid-19 di Payakumbuh sudah mendapat insentif dari Biaya Tak Terduga (BTT). BTT ada di instansi seperti Puskesmas, dinas, dan rumah sakit.

Baca Juga :  Pembekalan Bagi 79 Wali Nagari Terpilih, Bupati Safaruddin: Bekerja Berdasarkan Aturan Bukan Perasaan

“Kita sempat ragu waktu itu apakah petugas boleh dapat insentif dobel dari APBD dan APBN, ternyata tidak boleh. Karena ada insentif dari BOK, maka akhirnya insentif yang bersumber dari BTT untuk puskesmas di bulan Juli, Agustus, dan September 2020 tidak dikeluarkan,” kata Bakhrizal.

Dijelaskan kadis yang akrab disapa Dokter Bek itu, dana insentif Covid-19 dari BOK ini masuk untuk tahap 1 sebesar Rp. 810.000.000 di kas daerah pada Juli 2020.

Puskesmas langsung bergerak cepat dengan menaikkan SPJ insentif Covid-19 dari BOK selama 3 bulan penanganan Juli Agustus September, sehingga dana itu bisa dicairkan jumlahnya sekitar 422,5 Juta Rupiah.

Sementara itu, dari RSUD belum juga menaikkan SPJ insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan mereka.

“Kawan-kawan di puskesmas sudah menerima insentif Covid-19 bulan Juli mereka di bulan November,” Kata Bakhrizal.

Lebih lanjut, dijelaskan Bakhrizal, karena tidak adanya sinyal dari pihak rumah sakit untuk mengurus SPJ, maka puskesmas mengambil langkah mengurus SPJ insentif Covid-19 pada Oktober, November, dan Desember.

Ternyata, di pertengahan jalan saat akan dicairkan lagi untuk Puskesmas, pihak rumah sakit baru mau mengurus SPJnya. Diakui Bakhrizal kalau hingga pada 7 Desember 2020, pihak rumah sakit tidak kunjung menaikkan SPJnya, padahal tanggal 8 Desember harusnya Dana Insentif Covid-19 dari BOK tahap kedua sudah masuk ke kas daerah.

Baca Juga :  Riza Falepi Sampaikan Payung Hukum Saat Pengukuhan KAN Koto Nan Godang Periode 2022-2026

“Mereka baru menaikkannya pada 9 Desember 2020 ke dinas kesehatan. Karena mereka telat, akhirnya pada pertengahan Desember barulah selesai SPJ nya dan dibayarkan Insentif Covid-19 dari BOK untuk rumah sakit pada satu bulan saja, yaitu Juli sebesar Rp. 381.477.270,” paparnya.

Terseraplah Rp. 803.068.046, dan tersisa Rp. 6.931.954 di kas daerah. Pada pertengahan Desember 2020 dana tahap 1 baru selesai, sementara pada 10 Desember 2020 portal sudah ditutup Kemenkes. Akibat keterlambatan pelaporan tahap 1 ini, akhirnya insentif Covid-19 dari dana BOK untuk tahap kedua sebesar 540.000.000 tidak bisa lagi diambil.

Akhirnya, dinas kesehatan mengambil langkah, menggunakan dana BTT tahap kedua di 23 Desember 2020 untik membayar insentif puskesmas di bulan Oktober, November, dan Desember.

“Rumah sakit tidak mencairkan BTT mereka, sehingga tidak ada lagi dana insentif Covid-19 yang diterima tenaga Covid-19 mereka selama 5 bulan setelah Juli 2020,” kata Bakhrizal.

Informasi yang diperoleh media dari Bakhrizal, untuk tahun 2021 pemko telah menganggarkan Insentif Covid-19 dari APBD sebesar 18 Miliar untuk setahun.

“Pihak rumah sakit tinggal menyiapkan SPJ nya saja lagi, kalau tidak diurus, tentu tidak bisa dicairkan, akhirnya nanti bermenung saja lah anggarannya di kas daerah, terulang kaji lama,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Ikuti Salat Idul Fitri 1445 Hijriah, Ribuan Warga Padati Halaman Balai Kota Payakumbuh
Jelang Perayaan Idul Fitri, Pj Wali Kota Payakumbuh Bersama Forkopimda Tinjau Pos Pengaman Lebaran
Salurkan Santunan Warga Kurang Mampu, Pemko Payakumbuh Apresiasi Emersia Grup
Pemko Payakumbuh Gelar Salat Idul Fitri 1445 H Di Halaman Balai Kota
Salurkan Bantuan Anak Yatim, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Sambut Rombongan Indo Jalito Peduli
Rehap RTLH Selesai, Pj Wako Jasman Apresiasi Kolaborasi Indo Jalito Peduli
Pj Wako Jasman Undang Puluhan Anak Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh Berbuka Puasa Bersama
Sukses Raih WTP ke 10, Ketua DPRD Hamdi Agus Apresiasi Kinerja Pemerintah Kota Payakumbuh

Berita Terkait

Kamis, 11 April 2024 - 13:15 WIB

Ikuti Salat Idul Fitri 1445 Hijriah, Ribuan Warga Padati Halaman Balai Kota Payakumbuh

Selasa, 9 April 2024 - 16:10 WIB

Jelang Perayaan Idul Fitri, Pj Wali Kota Payakumbuh Bersama Forkopimda Tinjau Pos Pengaman Lebaran

Senin, 8 April 2024 - 22:42 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Salat Idul Fitri 1445 H Di Halaman Balai Kota

Senin, 8 April 2024 - 13:10 WIB

Salurkan Bantuan Anak Yatim, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Sambut Rombongan Indo Jalito Peduli

Sabtu, 6 April 2024 - 15:01 WIB

Rehap RTLH Selesai, Pj Wako Jasman Apresiasi Kolaborasi Indo Jalito Peduli

Sabtu, 6 April 2024 - 05:27 WIB

Pj Wako Jasman Undang Puluhan Anak Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh Berbuka Puasa Bersama

Jumat, 5 April 2024 - 12:49 WIB

Sukses Raih WTP ke 10, Ketua DPRD Hamdi Agus Apresiasi Kinerja Pemerintah Kota Payakumbuh

Jumat, 5 April 2024 - 12:35 WIB

Luar Biasa, Pemerintah Kota Payakumbuh Kembali Raih WTP ke 10

Berita Terbaru