Sikapi Turunnya Produksi Jeruk, Gubernur Mahyeldi – Bupati Safaruddin Kompak Jemput Bola

- Jurnalis

Minggu, 8 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com — Bertekad menyikapi keluhan petani jeruk siam di Kabupaten Lima Puluh Kota, yang mencuat belakangan ini, tak mau menunggu lama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro kompak melakukan jemput bola terjun langsung ke lapangan.

Kedua kepala daerah, yang berkomitmen mengedepankan sinergitas itu, dengan serius menyimak dan berdialog tentang turunnya produksi jeruk dengan sejumlah petani di lahan Jesigo, Minggu (08/05/22) di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh.

Para petani Jesigo kembali mengemukakan kompleksnya keterbatasan sarana produksi seperti pupuk dan pestisida serta meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) utama jeruk seperti lalat buah. Kompleksitas ini, menurut petani yang menyebabkan menurunnya produksi Jesigo di sentra produksi di Kecamatan Gunuang Omeh.

“Dengan segala keterbatasan, pupuk dan bahan-bahan pengendali serangan hama dan penyakit, kami agak kurang bersemangat untuk memelihara tanaman,” ujar salah seorang petani jeruk dalam dialog dengan Gubernur Mahyeldi.

Data Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Lima Puluh Kota menunjukkan penurunan produksi dan produktivitas antara tahun 2020-2021, dimana produksi turun sebesar 35 persen lebih dari 58.193 ton turun ke 38.368 ton sementara produktifitas di kurun waktu sama juga turun 55,81 persen dari 60,29 ton per hektar menjadi 33,65 ton per hektar.

Menanggapi keluhan petani Jesigo, Gubernur Mahyeldi menguraikan kunjungan kerja ke Limapuluh Kota, yang masih dalam suasana Lebaran, menggambarkan komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, untuk mengatasi persoalan anjloknya produksi di Lima Puluh Kota.

Baca Juga :  Seluruh Fraksi DPRD Setujui Ranperda APBD Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2023

“Bersama-sama dengan Kabupaten Lima Puluh Kota, kita akan lakukan pembenahan turunnya produksi jeruk di tiga kecamatan, Suliki, Bukik Barisan dan Gunuang Omeh,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Kembali Gubernur menyampaikan prioritasnya berupa alokasi pembiayaan 10 persen dari APBD Provinsi mulai tahun 2022 untuk peningkatan produksi pertanian Sumatera Barat. Alokasi pembiayaan juga tertuju kepada sentra komoditi pangan dan hortikultura termasuk Lima Puluh selaku sentra Jesigo tersebar di Sumatera Barat. Tapi ingat Gubernur Mahyeldi, segenap alokasi pembiayaan tersebut takkan signifikan dampaknya, jika tak ada kesungguhan dari segenap petani/peternak/ pembudidaya ikan selaku pelaku utama peningkatan produksi.

Dengan karakteristik usaha tani rakyat, para petani diminta untuk mengedepankan budidaya komoditi yang ditangani secara kolektif.

“Ancaman lalat buah dan penyebarannya tak mungkin hanya ditangani satu orang petani, sj, ini butuh kolektif, kerja sama petani, tentu saja melalui bimbingan penyuluh pertanian lapangan,” terang Gubernur Mahyeldi.

Menerangkan keseriusan Provinsi Sumatera Barat, pada kunjungan kerjanya, Gubernur mengatakan sengaja memboyong Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan Hortikultura Sjafrizal, Kepala UPT Balai Proteksi Hama dan Penyakit Tanaman Suardi, Kepala Bagian Perekonomian Setdaprov Ria Wijayanty. Juga tampak mendampingi Anggota DPRD Lima Puluh Kota Doni Ikhlas dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Lima Puluh Kota Witra Porsepwandi.

Baca Juga :  Omzet 1 M Dari Kerupuk Ganepo, TP PKK Pusat Puji Kampung Mandiri Padang Kandis

Senada dengan Gubernur Sumbar, Bupati Safaruddin, juga meminta kerja sama antar kelompok tani perlu terus digalakkan utamanya dalam menekan laju penyebaran OPT utama jeruk. Untuk itu, langkah-langkah penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) perlu dilakukan dengan disiplin.

“Seperti menekan vektor penyakit jeruk, larva yang hidup di buah yang membusuk, perlu segera di kubur, kita perlu putus siklus hidupnya,” terang Bupati Safaruddin.

Menyinggung tentang keterbatasan pupuk kimia, kata Bupati Safaruddin, dari waktu ke waktu terdapat kecenderungan alokasi pupuk bersubsidi dari pusat untuk seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat. Namun untuk mengefektifkan permintaan pupuk bersubsidi, yang sekarang juga berbasiskan data elektronik, Bupati Safaruddin minta kerja sama antara kelompok tani dan penyuluh agar rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) disusun sesuai waktunya dengan kebutuhan yang logis.

Di sisi lain, untuk mengurangi ketergantungan kepada pupuk an organik, dia meminta agar petugas-petugas pertanian lapangan memberikan bimbingan kepada petani jeruk untuk memanfaatkan sumber daya organik. Teknologi pengomposan, kata Bupati Safaruddin, setidaknya bisa menjadi membantu kekurangan pasokan sumber daya hara untuk tanaman selain dari pupuk kimia.

“Kesiapan kita untuk mengadakan pupuk kompos, organik juga memerlukan kerja sama, serta arahan dari petugas penyuluh pertanian,” jelas Bupati Safaruddin. (tpk)

Berita Terkait

Perayaan Hari Koperasi ke-77: Mengingat Kembali Peran Bung Hatta di Lima Puluh Kota
Bupati Lima Puluh Kota Resmikan Kantor Wali Nagari Durian Gadang
Bupati Lima Puluh Kota Gelar Program BAJUMPO di Nagari Batu Payuang
Kabupaten Lima Puluh Kota Siap Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024
Upaya Penanganan Stunting, Kodim 0306/50 Kota Beri Bantuan Sembako dan Makanan Bergizi untuk Balita di Nagari Sarilamak
Bupati Lima Puluh Kota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Lubuak Nago
Festival Maek 2024: Menggali Kekayaan Arkeologi dan Budaya Luak Limopuluah
Supardi Resmi Membuka Festival Maek 2024: Langkah Menuju Destinasi Wisata Arkeologi Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 08:03 WIB

Perayaan Hari Koperasi ke-77: Mengingat Kembali Peran Bung Hatta di Lima Puluh Kota

Senin, 22 Juli 2024 - 07:27 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Resmikan Kantor Wali Nagari Durian Gadang

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:48 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Gelar Program BAJUMPO di Nagari Batu Payuang

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:49 WIB

Kabupaten Lima Puluh Kota Siap Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:00 WIB

Upaya Penanganan Stunting, Kodim 0306/50 Kota Beri Bantuan Sembako dan Makanan Bergizi untuk Balita di Nagari Sarilamak

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:30 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Lubuak Nago

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:34 WIB

Festival Maek 2024: Menggali Kekayaan Arkeologi dan Budaya Luak Limopuluah

Rabu, 17 Juli 2024 - 10:11 WIB

Supardi Resmi Membuka Festival Maek 2024: Langkah Menuju Destinasi Wisata Arkeologi Dunia

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bupati Lima Puluh Kota Resmikan Kantor Wali Nagari Durian Gadang

Senin, 22 Jul 2024 - 07:27 WIB