Setahun Kepemimpinan Safni–Rito (SAKATO), Meletakkan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Lima Puluh Kota

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setahun Kepemimpinan Safni–Rito, Meletakkan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota | tipikal.com — Satu tahun kepemimpinan Bupati H. Safni dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menjadi fase penting dalam meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota untuk lima tahun ke depan.

Berbagai langkah strategis yang dilakukan pada tahun pertama pemerintahan pasangan yang dikenal dengan sebutan Sakato ini menjadi pijakan awal menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati H. Safni bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha langsung bergerak cepat memetakan potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Lima Puluh Kota.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar untuk memaksimalkan potensi daerah sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat.

Pada tahun pertama pemerintahan, fokus pembangunan diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, peternakan, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada peningkatan pelayanan publik, kondisi sosial masyarakat, perlindungan pekerja rentan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Keseriusan Bupati Safni dalam mempercepat pembangunan terlihat sejak awal masa kepemimpinannya dengan membangun komunikasi intensif antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Komunikasi tersebut dilakukan melalui berbagai kementerian dan lembaga, serta dengan anggota DPR RI asal Sumatra Barat guna membuka peluang dukungan program pembangunan dari pemerintah pusat.

Komitmen terhadap efisiensi anggaran juga ditunjukkan sejak awal masa jabatan. Bupati Safni bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menolak pengadaan mobil dinas baru yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Sebagai gantinya, Bupati Safni meminta agar anggaran tersebut dialihkan untuk membeli alat berat berupa ekskavator yang lebih dibutuhkan masyarakat.

Langkah tersebut diambil karena Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan daerah yang memiliki potensi bencana alam seperti longsor dan banjir. Dengan adanya alat berat, pemerintah daerah dapat lebih cepat melakukan penanganan ketika terjadi bencana di wilayah tersebut.

Dalam upaya memperjuangkan berbagai program pembangunan, Bupati Safni juga intens melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk menemui sejumlah kementerian dan lembaga negara.

Dalam berbagai pertemuan tersebut, Safni memaparkan potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Lima Puluh Kota serta kesiapan sumber daya manusia untuk mengelola potensi tersebut. Selain itu, ia juga menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat.

Di antaranya kondisi infrastruktur jalan yang memerlukan perbaikan, jaringan irigasi yang membutuhkan rehabilitasi, serta kebutuhan normalisasi aliran sungai guna mengantisipasi banjir yang kerap terjadi.

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak juga menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan oleh Bupati Safni kepada pemerintah pusat.

Keberadaan RSUD tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lima Puluh Kota.

Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga membawa sejumlah gagasan besar di bidang pendidikan. Salah satunya adalah rencana pembangunan SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Bupati Safni menyebutkan bahwa kehadiran sekolah unggulan berskala nasional sangat penting agar generasi muda di daerah memiliki akses pendidikan berkualitas tanpa harus keluar provinsi.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai ruang belajar bagi anak-anak yang belum terjangkau oleh sistem pendidikan formal.

Menurut Safni, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya harapan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota juga mengusulkan kelanjutan pembangunan Monumen Bela Negara di Koto Tinggi sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Untuk memperjuangkan berbagai program tersebut, Bupati Safni menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah kementerian.

Di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, Safni juga melakukan koordinasi dengan Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia guna memperkuat dukungan terhadap program pembangunan daerah. Tidak hanya itu, Bupati Safni juga membangun sinergi dengan sejumlah anggota DPR RI asal Sumatra Barat.

Di antaranya anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica Salsabila, Alex Indra Lukman, anggota Komisi XII Mulyadi, anggota Komisi V Zigo Rolanda, anggota Komisi IX Ade Rizki Pratama, serta Andre Rosiade yang juga Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan mulai mengalirnya dukungan program pembangunan dari pemerintah pusat ke Kabupaten Lima Puluh Kota.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, pemerintah pusat mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk rehabilitasi sejumlah daerah irigasi di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Beberapa daerah irigasi yang mendapatkan program rehabilitasi antara lain Bandar Aur Duri dan Bandar Baru di Kecamatan Bukit Barisan. Kemudian Bandar Gadang dan Bandar Kaludan di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Selain itu, Empang Barobah di Kecamatan Akabiluru serta Sawah Sibatu di Kecamatan Lareh Sago Halaban juga termasuk dalam program rehabilitasi irigasi tersebut.

Pada tahap berikutnya, empat lokasi tambahan juga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp8,1 miliar.

Empat lokasi tersebut adalah Daerah Irigasi Ampang Gadang di Kecamatan Kapur IX, Bandar Pulau di Taram Kecamatan Harau, Batang Kapohan di Nagari Kubang Kecamatan Guguak, serta Batang Tabik di Nagari Sungai Kumayang. Dukungan dari pemerintah pusat juga datang dalam bentuk bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Bantuan tersebut diperoleh melalui anggota DPR RI Cindy Monica Salsabila sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Selain alsintan, masyarakat petani juga mendapatkan bantuan bibit padi unggul untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Hal ini sangat penting mengingat sebagian besar masyarakat Lima Puluh Kota menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Komoditas pertanian utama di daerah ini antara lain padi, aren, gambir, serta berbagai komoditas hortikultura.

Selain sektor pertanian, Bupati Safni juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan budidaya perikanan air tawar. Potensi sektor ini dinilai sangat besar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di berbagai nagari.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Bupati Safni bahkan langsung menjemput bantuan bibit ikan unggul dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Di sektor infrastruktur, sejumlah usulan pembangunan yang disampaikan pemerintah daerah juga mulai mendapatkan respon positif dari pemerintah pusat.

Salah satunya adalah program normalisasi aliran sungai untuk mengurangi risiko banjir yang hampir setiap tahun dirasakan masyarakat Lima Puluh Kota.

Selain itu, pembangunan trotoar sepanjang enam kilometer di kawasan Ibu Kota Kabupaten Sarilamak juga mulai mendapatkan perhatian dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Perbaikan Jalan Payakumbuh–Lintau yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah juga mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Bahkan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo sempat turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut bersama anggota DPR RI Andre Rosiade.

Kini sebagian besar ruas jalan tersebut telah kembali mulus dan dapat dilalui dengan lebih nyaman oleh masyarakat. Keberhasilan pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik semata.

Di bidang keagamaan, daerah ini juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-41 yang digelar di Kota Bukittinggi.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan karakter dan pendidikan keagamaan berjalan dengan baik di Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebagai bentuk komitmen memperkuat pendidikan karakter, pasangan Safni–Rito juga meluncurkan program Sakato Mangaji.

Melalui program ini, siswa di sekolah diwajibkan membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Program ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan moral yang kuat. Selain itu, pemerintah daerah juga meluncurkan program SAKATOLIKO (Sejahterakan Pekerja Kito Lima Puluh Kota).

Program tersebut memberikan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang selama ini belum mendapatkan perlindungan yang memadai.

Sementara itu, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha juga memperkenalkan branding daerah “The Central of Agro” untuk Kabupaten Lima Puluh Kota. Branding ini bertujuan memperkuat citra daerah sebagai pusat agrobisnis dan agroindustri berbasis potensi lokal.

Dengan berbagai langkah dan program tersebut, tahun pertama kepemimpinan pasangan Safni–Rito menjadi momentum penting dalam meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (tpk)

Berita Terkait

Sekretaris Utama BNPB Tinjau Huntara Terdampak Bencana di Gunuang Omeh
UMKM Rubik Ganepo 99 Wakili Sumatera di Trade Expo Indonesia 2025
HUT TNI dan PMI ke-80, Pemkab Lima Puluh Kota Gelar Apel Gabungan di RTH Mahkota Berlian
Isak Tangis Zahira, Minta Ibunya tak Dideportasi
Purwajaya Rayakan HUT ke-61, Angkat Potensi UMKM dan Keberagaman Budaya
Blank Spot Masih Luas, Lima Puluh Kota Dorong Percepatan Infrastruktur Digital
Sekolah Rakyat Masuk Lima Puluh Kota, Gus Ipul: Memuliakan Wong Cilik
DPRD dan Pemda Lima Puluh Kota Tetapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:39 WIB

Setahun Kepemimpinan Safni–Rito (SAKATO), Meletakkan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Lima Puluh Kota

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:46 WIB

Sekretaris Utama BNPB Tinjau Huntara Terdampak Bencana di Gunuang Omeh

Jumat, 10 Oktober 2025 - 14:26 WIB

UMKM Rubik Ganepo 99 Wakili Sumatera di Trade Expo Indonesia 2025

Kamis, 2 Oktober 2025 - 06:58 WIB

HUT TNI dan PMI ke-80, Pemkab Lima Puluh Kota Gelar Apel Gabungan di RTH Mahkota Berlian

Selasa, 30 September 2025 - 18:37 WIB

Isak Tangis Zahira, Minta Ibunya tak Dideportasi

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Setahun Kepemimpinan Safni–Rito (SAKATO), Meletakkan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Lima Puluh Kota

Kamis, 12 Mar 2026 - 08:39 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Masjid Musafir Diresmikan Jadi Persinggahan Nyaman Bagi Pemudik

Kamis, 12 Mar 2026 - 04:34 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Pasar Murah Pemko Payakumbuh Diserbu Warga, Sembako Dijual Lebih Murah Jelang Idul Fitri

Selasa, 10 Mar 2026 - 22:46 WIB