SALAM Prioritaskan Kesejahteraan Guru Honorer Di Lima Puluh Kota

0
51
loading...

Lima Puluh Kota, tipikal.com —- Suksesnya pendidikan Lima Puluh Kota selama ini, juga tak terlepas dari kerja keras guru dalam mencerdaskan anak didiknya. Tak hanya oleh guru yang sudah berstatus PNS saja, peran guru honorer juga ambil bagian dalam mencerdaskan anak-anak Lima Puluh Kota.

Tetapi, kehadiran guru honorer selama ini terkadang terkesan dianak tirikan terutama dari segi kesejahteraan mereka. “Beban pekerjaan yang disandang guru honorer ini sangat banyak. Tetapi, gaji yang mereka terima tidak sebanding dengan apa yang sudah mereka kerjakan. Begitulah kondisi yang terjadi selama ini,” terang Calon Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo, saat berdiskusi baru-baru ini.

Dari segi penghasilan, katanya, guru honorer tidak memiliki gaji tetap tiap bulannya seperti tenaga pendidik yang sudah berstatus pegawai negeri. Bahkan, katanya, setiap tanggal baru, banyak guru honorer yang bersedih hati. Terutama saat terdengar gaji guru PNS yang sudah masuk ke rekening masing-masing.

“Yang mereka terima tiap bulan, tidaklah seberapa malahan jauh dari kata cukup untuk kehidupan sehari-hari. Anggaran pada dana BOS pun terbatas untuk gaji guru honorer ini. Karena itu, sudah saatnya untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer di Lima Puluh Kota,” terang Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo.

Dijelaskan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung Partai Demokrat-PAN-Partai Nasdem itu, kondisi saat ini, guru honorer merata ada di 363 SD, 54 SMP serta di TK termasuk PAUD se Kabupaten Lima Puluh Kota. “Jumlah guru honorer di Limapuluh Kota mencapai 1200 orang. Rata-rata setiap sekolah ada 2 sampai 3 orang guru honorer yang mengabdi,” ucap mereka lagi.

Menurut pasangan yang familiar dengan singkatan Salam itu, keberadaan guru honorer sangatlah penting dalam memajukan pendidikan. Apalagi dengan kondisi Lima Puluh Kota yang kekurangan guru. Di sisi lain, guru honerer yang mengabdi saat ini, adalah tenaga-tenaga yang memang menguasai terhadap pola pendidikan Lima Puluh Kota.

“Mereka (guru honorer) harus diperhatikan terutama dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Kesejahteraan guru honorer ini, juga jadi prioritas kami untuk pemerintahan kedepannya,” ucap Calon Bupati, Darman Sahladi.

Karena itu, Darman Sahladi-Maskar M Datuak Pobo mengalokasikan tunjangan khusus bagi guru honorer pada anggaran daerah Sehingga, guru honorer bisa hidup lebih baik lagi dan berdampak pada mutu pendidikan kedepannya.

“Apabila guru honorer sejahtera, mereka akan lebih nyaman lagi untuk mengajar. Sehingga, mereka pun bisa lebih fokus untuk mengabdi. Ini salah satu dari banyak cita-cita dalam menciptakan Lima Puluh Kota Cerdas,” ucapnya. (*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here