Panen Padi Serentak di Payakumbuh Barat: Upaya Tekan Inflasi dan Sejahterakan Petani

- Jurnalis

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Suprayitno memimpin kegiatan panen padi di sawah sekitar kawasan Batang Agam, Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kecamatan Payakumbuh Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk memastikan ketersediaan stok padi dan menekan angka inflasi di wilayah tersebut.

Dalam acara yang berlangsung meriah pada Rabu (12/06/2024), Suprayitno didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri, Lurah Bulakan Balai Kandi, serta penyuluh pertanian dan para anggota kelompok tani setempat. Panen padi kali ini dilakukan di sawah milik Kelompok Tani Sikosan yang memiliki luas sekitar 20 hektar dengan produktivitas padi mencapai 5,5 ton per hektar.

“Alhamdulillah, kami baru saja melaksanakan gerakan panen padi serentak. Ini adalah bentuk sinergitas antara Pemko dan masyarakat untuk memastikan stok padi tersedia dengan aman, sehingga dapat menekan inflasi di Payakumbuh,” ujar Suprayitno kepada awak media.

Suprayitno menekankan pentingnya melanjutkan gerakan panen padi ini untuk terus mengembangkan lahan persawahan dan mengaktifkan kelompok tani.

“Gerakan seperti ini harus terus kita galakkan. Melalui sinergitas yang kuat, inflasi di Kota Payakumbuh dapat kita tanggulangi bersama,” tambahnya.

Tak lupa, Suprayitno menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh beserta jajaran, penyuluh pertanian, dan kelompok tani yang selalu aktif memantau kondisi padi di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan produksi padi di kota tersebut.

“Produktivitas padi yang saat ini berada pada angka 5,5 ton per hektar bisa kita tingkatkan jika faktor benih, irigasi, dan pupuknya terpenuhi,” jelasnya.

Depi juga menjelaskan bahwa sawah tadah hujan tersebut kini ditanami padi unggul lokal jenis banang pulau, selain varietas unggulan asli Payakumbuh yaitu marapulai yang akan terus dikembangkan ke depannya.

“Faktor cuaca yang sering berubah memang menjadi tantangan, namun kami berharap pola tanam tetap dilakukan agar lahan tidak terlantar. Sejalan dengan yang disampaikan oleh Pj Wali Kota, dengan menanam padi, inflasi dapat ditekan dan petani dapat sejahtera,” pungkas Depi Sastra. (tpk)

Berita Terkait

Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh
ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara
PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan
Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial
Riza Falepi Bantah Pernyataan “Gas Pol” Terkait Sengketa Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
DPRD Payakumbuh Resmi Sahkan Perda Penanaman Modal
ROC Chapter Payakumbuh Resmi Dikukuhkan, Perkuat Persaudaraan dan Aksi Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:45 WIB

ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:27 WIB

PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:37 WIB

Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:27 WIB

Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Fasilitasi Salat Idul Fitri 1447 H di Halaman Balai Kota

Kamis, 19 Mar 2026 - 00:02 WIB