Nagari Parambahan Tutup Rangkaian Program Satu Nagari Satu Event 2025 di Payakumbuh

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Dari sepuluh nagari yang ada di Kota Payakumbuh, Nagari Parambahan menjadi penutup pelaksanaan program Satu Nagari Satu Event untuk tahun 2025.

Kegiatan yang digelar di Kantor KAN Parambahan, Minggu, (2/11/2025) itu mengusung tema “Mangombang Siriah”, sebuah tradisi adat Minangkabau yang sarat makna penghormatan antar keluarga.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan, kegiatan di Parambahan menjadi event terakhir dari sepuluh nagari yang berpartisipasi dalam program tersebut sepanjang tahun 2025.

Event ini menjadi penutup untuk tahun 2025. Seluruh rangkaian kegiatan nantinya akan berpuncak pada perayaan Payakumbuh Barolek Godang saat HUT Kota Payakumbuh pada Desember mendatang,” ujarnya.

Ia menuturkan, program Satu Nagari Satu Event menjadi wadah penting dalam menjaga dan memperkuat pelestarian adat serta budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi.

Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya pada seremonial. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus benar-benar melekat dan tumbuh dalam kehidupan masyarakat,” lanjutnya.

Elzadaswarman juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan adat dan kebudayaan di nagari. Menurutnya, pelestarian adat akan terus hidup jika diwariskan dan dipraktikkan oleh generasi penerus.

Anak-anak nagari harus memahami nilai-nilai adat sebagai pedoman dalam berperilaku, bersosialisasi, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang beradab,” tambahnya.

Tradisi Mangombang Siriah yang ditampilkan masyarakat Parambahan menggambarkan prosesi adat dalam meminang. Dalam tradisi itu, keluarga perempuan menyambut kedatangan rombongan pihak laki-laki dengan tata cara adat yang dijalankan turun-temurun, mulai dari penyambutan tamu, penyampaian kata adat, hingga penyerahan sirih sebagai simbol penghormatan dan penerimaan.

Ketua KAN Parambahan W. Dt. Tamarajo mengatakan, pelaksanaan tradisi tersebut merupakan bentuk pelestarian nilai-nilai adat Minangkabau yang mengajarkan kesopanan dan penghormatan antar keluarga.

Tradisi ini kami tampilkan kembali agar generasi muda memahami bagaimana adat Minangkabau menempatkan sopan santun dan penghormatan sebagai nilai utama dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi Mangombang Siriah tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat agar tetap mengenal dan mengamalkan ajaran adat dalam kehidupan sehari-hari.

Siriah dalam adat Minangkabau bukan sekadar perlambang, melainkan wujud penghormatan dan keikhlasan dalam menjalin hubungan baik. Kami di KAN Parambahan berkomitmen menjaga tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman,” katanya.

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat upaya pelestarian adat dan budaya melalui penguatan lembaga adat seperti LKAAM, KAN, dan Bundo Kanduang, baik di tingkat kota maupun nagari. Dukungan pemerintah diwujudkan melalui fasilitasi kegiatan dan bantuan anggaran yang dikelola oleh Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora).

W. Dt. Tamarajo menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

Kami berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan adat ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Ia berharap, program seperti Satu Nagari Satu Event dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai upaya memperkuat identitas budaya dan memperkenalkan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata.

Tradisi seperti ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga cerminan jati diri masyarakat Parambahan. Inilah cara kami menjaga marwah adat di tengah kemajuan zaman,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, Kepala Disparpora Yunida Fatwa, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam, Camat Latina, perwakilan KAN 10 Nagari, Bundo Kanduang, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (tpk)

Berita Terkait

Payakumbuh Hadiri Paripurna HUT ke-185 Lima Puluh Kota, Perkuat Ikatan Luhak Nan Tigo
Payakumbuh Tuan Rumah Kejurda Akuatik Sumbar 2026
Wawako Elzadaswarman Hadiri Perpisahan Siswa Kelas XII SMAN 3 Payakumbuh, Pesankan Kesiapan Hadapi Perubahan
Wawako Elzadaswarman Serahkan Bantuan ATENSI Kemensos untuk 90 Warga Payakumbuh
Elzadaswarman Serap Semangat Pembangunan Desa dalam Kunker Mendes PDT di Pariaman
Wawako Payakumbuh Buka Puasa Bersama Sivitas Akademika PSDKU UNP, Perkuat Sinergi Pendidikan
Wali Kota Payakumbuh Resmikan Konter Layanan BAPAS di MPP, Pertama di Sumbar
DWP Payakumbuh Salurkan 125 Paket Sembako untuk Pekerja Rentan Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:30 WIB

Payakumbuh Hadiri Paripurna HUT ke-185 Lima Puluh Kota, Perkuat Ikatan Luhak Nan Tigo

Jumat, 10 April 2026 - 02:26 WIB

Payakumbuh Tuan Rumah Kejurda Akuatik Sumbar 2026

Kamis, 9 April 2026 - 23:17 WIB

Wawako Elzadaswarman Hadiri Perpisahan Siswa Kelas XII SMAN 3 Payakumbuh, Pesankan Kesiapan Hadapi Perubahan

Kamis, 9 April 2026 - 23:10 WIB

Wawako Elzadaswarman Serahkan Bantuan ATENSI Kemensos untuk 90 Warga Payakumbuh

Sabtu, 4 April 2026 - 07:36 WIB

Elzadaswarman Serap Semangat Pembangunan Desa dalam Kunker Mendes PDT di Pariaman

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Transformasi Posyandu Berbasis Enam Bidang SPM

Selasa, 14 Apr 2026 - 15:44 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Payakumbuh Hadiri Paripurna HUT ke-185 Lima Puluh Kota, Perkuat Ikatan Luhak Nan Tigo

Senin, 13 Apr 2026 - 15:30 WIB

Wali Kota Payakumbuh

DPRD Payakumbuh Setujui Pencabutan Perda RDTR 2018–2038

Senin, 13 Apr 2026 - 15:26 WIB