Gubernur Sumbar Resmikan Perbaikan Infrastruktur Jalan Di Lareh Sago Halaban

0
802
loading...

Lima Puluh Kota, tipikal.com — Perbaikan jalan propinsi yang menghubungkan Payakumbuh dengan Kabupaten Tanah Datar ditandai dengan penguntingan pita oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno langsung di ruas jalan jorong Pakan Rabaa Kecamatan Lareh Sago Halaban Sabtu (16/01).

Turut menyaksikan, anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuraina, Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Safar, Kepala Dinas PU-PR Sumbar Fathal Bari, Perwakikan PT HKI Rahmad Danan, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Camat Lareh Sago Halaban, serta 8 orang Wali Nagari bersama tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan penyebab utama kerusakan infrastruktur ini adalah bebasnya truk pembawa material hasil tambang lalu lalang menggunakan jalan rakyat melebihi kapasitas yang semestinya.

“Dengan melanggar batasan daya angkut yang telah ditetapkan sarusnya mereka tidak diijinkan untuk menggunakan jalan rakyat ini, mereka itu sama saja merusak aset negara, kalau infrastruktur ini rusak, maka nanti pemerintah lagi yang menjadi sasaran masayarakat,” ungkap Irwan.

Gubernur memberikan peringatan keras kepada perusahaan tambang yang berada di kecamatan Lareh Sago Halaban ini untuk segera mentaati aturan muatan.

“Kalau larangan ini masih dilanggar, saya imbau masyarakat secara bersama-sama membuat pengaduan dan saya akan cabut semua izin tambang mereka,” ancam Gubernur.

Disebutkan juga, jalan dan jembatan merupakan aset negara, infrastruktur vital bagi masyarakat. Dan ini adalah urat nadi perekonomian yang tidak boleh di abaikan.

Gubernur Irwan Prayitno lakukan penggutingan pita, tanda diresmikannnya perbaikan infrastruktur jalan utama di Kecamatan Lareh Sago Halaban yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (16/01).

“Pengusaha tambang jangan hanya mau untung saja, patuhi aturan dan ikut jugalah merawat aset negara ini,” tandas gubernur.

Lebih lanjut Irwan menambahkan, “sebetulnya beberapa tahun lalu jalan ini sudah dianggarkan. Namun di tahun 2020 atas kebijakan nasional banyak hal yang telah dianggarkan termasuk perbaikan jalan ini terpaksa dipotong untuk penanganan pandemi Covid-19, dan alhamdulillah di tahun 2021 ini kita baru dapat merealisasikan perbaikan jalan ini”.

Diakhir sambutannya Gubernur mengatakan pemerintah provinsi juga akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,8 miliar untuk tambahan.

Senada dengan Gubernur, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut mengatakan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota tidak dapat dipisahkan, karena kedua daerah ini memiliki hubungan timbal balik yang kuat.

“Dengan lancarnya akses lalu lintas ini tentu akan memberikan dampak dalam meningkatkan perekonomian yang membuat taraf hidup masyarakat semakin baik,” terang Riza.

Pada kesempatan yang sama, Nevi Zuraina selaku anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumbar II yang komisinya juga mitra kerja dengan PT HKI menegaskan pentingnya sarana jalan ini dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, apalagi jalan tol.

“Untuk itu marilah sama-sama kita pelihara, percuma saja diperbaiki oleh karena ketidakpedulian nanti hancur lagi dan sudah pasti kita juga yang menanggung dampaknya,” ucap Nevi. (rm)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here