Goa Purbakala Di Lareh Sago Halaban Bakal Diteliti 14 Pakar

- Jurnalis

Kamis, 15 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com — Sebanyak 14 orang pakar dari empat perguruan tinggi negeri di Indonesia tergabung pada Tim Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) terjun ke Kecamatan Lareh Sago Halaban. Mereka bakal mengeksplorasi dan meneliti secara mendalam potensi kepurbakalaan dan wisata edukasi pada sejumlah Goa di kawasan Lareh Sago Halaban. Guna merumuskan arah dan tujuan agenda ke depan, tahap awal digelar Focus Grup Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan dalam dan luar Kecamatan Lareh Sago Halaban.

“Saya mengapresiasi Tim RKI yang telah melakukan pengabdian di Kecamatan Lasahan. FGD yang diselenggarakan hari ini dinilai strategis dalam mentransfer ilmu terkait pemanfaatan gua sebagai salah satu destinasi wisata di Lima Puluh Kota,” ucap Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo ketika memberikan sambutan pada pembukaan FGD dipusatkan di Aula Pertemuan Kantor Wali Nagari Sitanang pada Kamis (15/09/22).

Ikut hadir di acara itu, Ketua Tim RKI Hamdi M.Si., Rektor UNP yang diwakili Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Anton Khomaini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yunire Yunirman, Anggota DPRD Wirman Dt Pangeran, Camat Lasahan Rumelia, Wali Nagari Sitanang Hardison Dt Tulahir serta sejumlah peserta yang hadir secara Luring maupun Daring.

Baca Juga :  Dibuka Bupati, 16 Kesebelasan Sumbar-Riau Perebutkan Piala Gaspi Cup 2023

Lebih lanjut Safaruddin mengatakan kehadiran akademisi tentunya akan menggali potensi serta merumuskan metode yang tepat guna meningkatkan pesona Goa di masing-masing kenagarian di Lareh Sago Halaban. Untuk jangka panjang, kata Safaruddin akan muncul potensi ekonomi sehingga menjadi salah satu sumber pemasukan bagi daerah. Ini tak lepas dari potensi pariwisata di Lima Puluh Kota cukup variatif. Ini yang mesti dikembangkan secara bersama, harus ada campur tangan pihak ketiga terutama dari Perguruan Tinggi.

“Sejauh ini Pemda telah menjalin kerjasama dengan Universitas dalam berbagai bidang, kehadiran Tim RKI ini diharapkan dapat membantu Kecamatan Lasahan menjadi pusat wisata edukatif di Lima Puluh Kota,” kata Safaruddin.

Disamping itu, Safaruddin berpesan kepada Wali Nagari di Lima Puluh Kota agar menjalin komunikasi intens dengan sejumlah Universitas yang ada di Sumatera Barat, sehingga Universitas tersebut dapat memberikan bantuan pemikiran maupun penilitian yang akan berguna dalam menjadikan Nagari sebagai poros pembangunan di Lima Puluh Kota.

Pada FGD yang bertajuk “Pemanfaatan Gua sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan dan Wisata Edukasi untuk meningkatkan Generating Income Masyarakat” terlibat sejumlah perguruan tinggi antara lain Universitas Negeri Padang, Universitas Padjajaran, Universitas Andalas, Universitas. Ketua Tim RKI Hamdi mengatakan FGD tak lepas dari misi pengabdian kepada masyarakat. Hal ini berawal dari hasil penelitian enam mahasiswa yang telah dilaksanakan semenjak 2009.

Baca Juga :  Gondol Dua Juara I, Lima Puluh Kota Rajai Panggung “Hari Nusantara” Sumbar 2022

Tujuan Riset Kolaborasi Indonesia kali ini, kata Hamdi, untuk mengkaji pemanfaatan Goa sebagai pusat edukasi bagi akademisi, pelajar maupun wisatawan yang tertarik berwisata ke gua.

“Tidak hanya itu, pengembangan pariwisata Goa tentunya dapat menjaga pelestarian alam,” tambah Hamdi.

Dia juga berharap FGD RKI bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap kenyamanan berwisata di Goa dan dapat menjadi opsi destinasi wisata yang ada di Lima Puluh Kota.

Sementara itu, Walinagari Sitanang Hardison Dt Tulahir mengatakan dengan adanya riset, penelitian dari perguruan tinggi sehingga nantinya bisa sebagai acuan nagari dalam mengambil kebijakan untuk pengembangan wisata di nagari tersebut.

“Selama ini, banyak yang belum tau kalau di Sitanang memiliki Goa yang bisa dikembangkan sebagai kawasan wisata. Pengabdian Tim RKI sangat menguntungkan, agar potensi wisata nantinya bisa dikembangkan,” ujar Hardison. (tim)

Berita Terkait

Festival Maek 2024: Menggali Kekayaan Arkeologi dan Budaya Luak Limopuluah
Supardi Resmi Membuka Festival Maek 2024: Langkah Menuju Destinasi Wisata Arkeologi Dunia
Plt Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota Hadiri Rekapitulasi Suara PSU DPD RI di Lima Puluh Kota
Diskominfo Lima Puluh Kota Targetkan Peningkatan Penilaian EPSS Tahun 2024
Siswa SMPN 1 Kecamatan Harau Antusias Ikuti Sosialisasi Cerdas Bermedia Sosial
Bupati Lima Puluh Kota Lepas Kontingen TP-PKK untuk Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar 2024
Bupati Lima Puluh Kota Resmikan Jalan Usaha Tani di Nagari Guguak VIII Koto
Wujudkan Lima Puluh Kota Sehat, SIMONA Deklarasi ODF

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:34 WIB

Festival Maek 2024: Menggali Kekayaan Arkeologi dan Budaya Luak Limopuluah

Rabu, 17 Juli 2024 - 10:11 WIB

Supardi Resmi Membuka Festival Maek 2024: Langkah Menuju Destinasi Wisata Arkeologi Dunia

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:00 WIB

Diskominfo Lima Puluh Kota Targetkan Peningkatan Penilaian EPSS Tahun 2024

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:32 WIB

Siswa SMPN 1 Kecamatan Harau Antusias Ikuti Sosialisasi Cerdas Bermedia Sosial

Senin, 15 Juli 2024 - 22:17 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Lepas Kontingen TP-PKK untuk Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 22:07 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Resmikan Jalan Usaha Tani di Nagari Guguak VIII Koto

Senin, 15 Juli 2024 - 07:23 WIB

Wujudkan Lima Puluh Kota Sehat, SIMONA Deklarasi ODF

Senin, 15 Juli 2024 - 07:20 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Apresiasi Bantuan Dua Unit Rumah Layak Huni dari Wakapolda Sumbar

Berita Terbaru