Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Berujung Ricuh, Massa Geruduk Kantor Bupati Lima Puluh Kota

- Jurnalis

Sabtu, 8 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com — Ratusan massa unjuk rasa menggeruduk Kantor Bupati Lima Puluh Kota. Massa terdiri gabungan elemen mahasiswa dan kelompok masyarakat ini menyampaikan penolakan atas kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mendekati siang, tensi unjuk rasa meninggi berujung kericuhan antara massa pengunjuk rasa dengan pihak kepolisian yang mengawal jalannya aksi demo.

Meski harus bekerja keras menangani sekitar 400 orang pengunjuk rasa yang cenderung beringas, gabungan personil Kepolisian Resor 50 Kota dan dibantu Batalyon B Brimob Polda Sumbar di bawah pengawasan langsung Kepala Polres 50 Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf dan Danyon B Brimob Polda Sumbar Kompol Jendrival terlihat disiplin mengatasi situasi yang memanas.

Akhirnya melalui penerapan Protap Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) kericuhan bisa dikendalikan dan keberingasan pengunjuk rasa bisa ditenangkan sampai demo berakhir.

Begitulah skenario yang diperagakan Polres 50 Kota dan Satuan Brimob Polda Sumbar dalam rangka pelaksanaan Simulasi Sispamkota dalam rangka latihan pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polres 50 Kota, Sabtu (8/10/22).

Simulasi Sispamkota digelar di GOR Singa Harau. Kegiatan simulasi ini dibuka secara resmi oleh Kapolres 50 Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf pada Sabtu 8 Oktober 2022. Disamping personil Polres 50 Kota, kegiatan simulasi ini juga didukung oleh Batalyon B Brimob Polda Sumatera Barat, Dinas Pemadam Kebakaran serta unsur masyarakat di Lima Puluh Kota.

Baca Juga :  Sertijab Camat SIMONA, Bupati: Camat Harus Bersinergi Dengan Forkopimca Dan Nagari

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Lima Puluh Kota diwakili Asisten Administrasi Umum A.Zuhdi Perama Putra, Danyon B Brimob Polda Sumatera Barat Kompol Jendrival, Kasatpol PP Fidria Falla, Kepala Dinas Perhubungan Darmawijaya, Kalaksa BPBD Rahmadinol, perwakilan Perangkat Daerah dan Camat di lingkup Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, serta jajaran Polres 50 Kota.

Dalam sambutannya Kapolres 50 Kota menyampaikan bahwa latihan simulasi Sispamkota ini adalah untuk melatih khususnya personil Polres 50 Kota bagaimana tahapan-tahapan dalam pengaman unjuk rasa dan juga masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Dengan latihan ini juga diharapkan seluruh personil dapat memahami dan juga melatih bagaimana mekanisme dalam tahapan pengaman,” lanjutnya.

Diakhir kegiatan Kapolres berpesan bahwa dengan telah melaksanakan simulasi ini, kita dapat mengetahui bagaimana pelaksanaan pengaman dilapangan, meskipun nantinya kejadian yang sesungguhnya berbeda.

“Namun kita sudah memahami tahapan-tahapan pengamanan tersebut,” pungkasnya.

Pada kesempatan wawancara dengan media terkait dengan simulasi Sispamkota, Kapolres 50 menyampaikan bahwa mensimulasikan tahapan-tahapan dari pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para pendemo terkait dengan suatu kebijakan atau apa yang tidak sesuai dengan harapan dari pengunjuk rasa.

Baca Juga :  Sukseskan Program Mahkota Berlian, SD IT Bustanul Ulum Miliki Inovasi GELISA

“Disini kita mensimulasikan mulai tahapan hijau, kuning dan merah, sampai tahapan lintas ganti dengan Penindakan Huru Hara (PHH) dari Brimob. Tujuan dari kegiatan simulasi ini meskipun dari data yang kita lihat untuk Lima Puluh Kota sendiri untuk eskalasi unjuk rasa selama ini Alhamdulillah tidak ada yang meningkat, masih dalam jalur hijau. Jadi dengan kegiatan simulasi ini minimal semua anggota tau tahapan- tahapan pengamanan unjuk rasa,” ungkap Kapolres.

Untuk Sispamkota secara keseluruhan, Kapolres menerangkan bahwa, Sispamkota bertujuan untuk pengamanan Kota atau Kabupaten terhadap terjadinya gangguan KAMTIBMAS. Untuk lebih lengkap lagi Sispamkota ini ada tahapan lain lagi termasuk pengamanan objek vital. Sedangkan pada simulasi kali ini sampai tahapan PHH Brimob turun, massa bubar dan dinyatakan aman.

“Sebenarnya masih ada tahapan lagi, jika ada objek-ojek vital yang dirasakan akan terjadi kerawanan itu dilakukan pengamanan juga yang melibatkan rekan TNI, Polsek, Pol PP, partisipasi masyarakat lain,” terang Kapolres menututup wawancara. (tim)

Berita Terkait

Pemkab Lima Puluh Kota Gelar Festival Bundo Kanduang
Tunjangan Profesi Guru di Kabupaten Lima Puluh Kota Sebesar 25 Miliar Tahun 2024, Cair
Semarak, Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota Penuh Antusiasme
HUT Lansia ke-28, Bupati Lima Puluh Kota Sampaikan Hal Ini..
DWP Lima Puluh Kota Gelar Pelatihan MC Tingkatkan Kapasitas Diri
Dorong Produktifitas Pertanian, Bupati Lima Puluh Kota Serahkan Bantuan Pompa Air
Berlaga di Pekanbaru, 14 Atlet Silat Dilepas Pemkab Lima Puluh Kota
Bupati Lima Puluh Kota Antarkan Bantuan Bencana Untuk Tanah Datar

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 17:16 WIB

Pemkab Lima Puluh Kota Gelar Festival Bundo Kanduang

Senin, 24 Juni 2024 - 09:35 WIB

Tunjangan Profesi Guru di Kabupaten Lima Puluh Kota Sebesar 25 Miliar Tahun 2024, Cair

Sabtu, 22 Juni 2024 - 19:59 WIB

HUT Lansia ke-28, Bupati Lima Puluh Kota Sampaikan Hal Ini..

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:53 WIB

DWP Lima Puluh Kota Gelar Pelatihan MC Tingkatkan Kapasitas Diri

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:45 WIB

Dorong Produktifitas Pertanian, Bupati Lima Puluh Kota Serahkan Bantuan Pompa Air

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:35 WIB

Berlaga di Pekanbaru, 14 Atlet Silat Dilepas Pemkab Lima Puluh Kota

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:25 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Antarkan Bantuan Bencana Untuk Tanah Datar

Senin, 17 Juni 2024 - 18:05 WIB

RTH Mahkota Berlian Dipadati Ribuan Warga Laksanakan Salat Idul Adha 1445 H

Berita Terbaru

Payakumbuh

Payakumbuh Terus Genjot Upaya Penurunan Stunting

Senin, 24 Jun 2024 - 17:41 WIB

Payakumbuh

Payakumbuh Sambut Tim Penilai Lomba Kader Posyandu Berprestasi

Senin, 24 Jun 2024 - 17:28 WIB

Lima Puluh Kota

Pemkab Lima Puluh Kota Gelar Festival Bundo Kanduang

Senin, 24 Jun 2024 - 17:16 WIB