Bupati Safaruddin Apresiasi Program Penguatan Perhutanan Sosial/SSF Kemen-LHK

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com —- Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLH) atas alokasi Program Penguatan Perhutanan Sosial (Strengthening Social Forestry/ SSF) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Terlebih menurut verifikasi Kemen KLH alokasi itu terkait kemampuan Lima Puluh Kota menjaga kawasan hutannya. Inilah yang membuat daerah ini serta lima daerah lainnya menerima program Perhutanan Sosial sampai tahun 2025 dari seleksi sekitar 550 kabupaten/kota.

Untuk lima tahun ke depan, Program SSF di Lima Puluh Kota ditargetkan pada 45 Kelompok Perhutanan Sosial dengan cakupan luas perhutanan sosial 95.317,12 Ha, dengan nilai ekonomi ditaksir Rp 3,4 Triliun per tahun.

“Kita ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kemen KLH, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas Program Perhutanan Sosial, di Lima Puluh Kota, kita akan dukung pelaksanaan program ini secara maksimal,” papar Bupati Safaruddin.

Pernyataan dukungan itu disampaikan Bupati Safaruddin ketika menyambut Tim Audiensi Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Kemen LHK di pendopo Rumah Dinas Bupati Lima Puluh Kota, Labuh Basilang, Payakumbuh, Sabtu (04/06/22).

Tim Ditjen PSK-Kemen LHK, Ditjen Bangda Kemendagri, Team Leader Project SSF, dipimpin oleh Direktur Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial (PKPS) Syafda Roswandi selain beraudiensi dengan Bupati Safaruddin, juga mempresentasikan program Perhutanan Sosial di hadapan para kepala perangkat daerah dan camat se Kabupaten Lima Puluh Kota. Audiensi itu adalah buah dari kunjungan kerja Bupati Safaruddin bersama Kepala Dinas PU seminggu lalu ke Kemen-LHK, di Jakarta.

Baca Juga :  Bupati Safaruddin: Keberadaan PKK Sangat Dibutuhkan Hadapi Masalah dan Dinamika Kemajuan Teknologi

Di bagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin mengatakan, dengan luas wilaya 335.430 Hektar, di Kabupaten Lima Puluh Kota seluas 172.552 Hektar atau 51 persen merupakan kawasan hutan lindung yang berada di 11 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota. Dari total sebanyak 79 Nagari sebanyak 64 nagari memanfaatkan kawasan hutan dan hasilnya sebagai pendapatan ekonomi masyarakat.

“Hal ini menyiratkan masyarakat Lima Puluh Kota memiliki ketergantungan yang tinggi kepada kawasan hutan. Pertambahan penduduk, kebutuhan lahan pertanian, peningkatan populasi penduduk, tentu perlu dibuka akses untuk memanfaatkan kawasan hutan. Sehingga, kita menilai Program Perhutanan Sosial sangat strategis bagi Limapuluh Kota,” jelas Bupati Safaruddin.

Ditambahkan oleh Bupati Safaruddin, pada saat ini di Kabupaten Lima Puluh Kota terdapat sebanyak 23 kelompok perhutanan sosial, dengan kategori sebanyak 18 hutan nagari seluas 29.182 hektar serta sebanyak lima kategori hutan kemasyarakatan seluas 6.882 hektar dengan 27.211 bergantung hidup dengan potensi kedua kategori hutan tersebut .

“Kita sudah mengusulkan sebanyak enam lagi ke KemenLHK, untuk kita ikut sertakan dalam Program Perhutanan Sosial,” jelas Bupati Safaruddin.

Mengingat pentingnya program penguatan perhutanan sosial, Bupati Safaruddin menginstruksikan kepala perangkat daerah untuk mencermati program/ kegiatan yang bisa diintegrasikan ke program SSF.

Baca Juga :  Pemilu 2024 Berlangsung Damai, KPU Apresiasi Totalitas Pemkab Lima Puluh Kota

Sementara itu, Direktur PKPS Syafda Roswandi, pada prinsipnya program Perhutanan Sosial/‘SSF adalah bagaimana memanfaatkan potensi hutan, dengan mempertimbangkan keanekaragaman hayati, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di dekat kawasan hutan. Terlebih, rata-rata desa/ nagari yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan, didominasi oleh penduduk miskin. Kata Direktur PKPS secara nasional, terdapat 10,2 juta hektar kawasan hutan lindung.

Sebanyak 25.863 desa terkategori desa miskin berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung dengan 71,06 persen penduduknya menggantungkan hidup kepada potensi hutan.

“Untuk itu, Program Penguatan Perhutanan Sosial, yang juga merupakan program global, melalui Global Environment Project, sangat penting untuk menurunkan angka kemiskinan. Untuk Limapuluh Kota kita targetkan penguatan Perhutanan Sosial untuk sebanyak 45 kelompok dengan cakupan luas 94.882 hektar yang melibatkan 125.751 keluarga,” ujar Direktur PKPS Syafda.

Mengingat strategisnya program ini, Direktur PKPS, meminta dukungan Pemkab Limapuluh Kota mendukung Program Penguatan Hutan Sosial dengan penyusunan kebijakan daerah serta integrasi kegiatan dari perangkat daerah, untuk mendukung implementasi program penguatan hutan sosial.

“Kita minta Lima Puluh Kota memasukkan Program Penguatan Hutan Sosial, ke dalam RPJMD, sehingga program ini menjadi terarah pelaksanaannya di daerah,”ujar Direktur PKPS. (tpk)

Berita Terkait

Bupati Lima Puluh Kota Gelar Program BAJUMPO di Nagari Batu Payuang
Kabupaten Lima Puluh Kota Siap Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024
Upaya Penanganan Stunting, Kodim 0306/50 Kota Beri Bantuan Sembako dan Makanan Bergizi untuk Balita di Nagari Sarilamak
Bupati Lima Puluh Kota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Lubuak Nago
Festival Maek 2024: Menggali Kekayaan Arkeologi dan Budaya Luak Limopuluah
Supardi Resmi Membuka Festival Maek 2024: Langkah Menuju Destinasi Wisata Arkeologi Dunia
Plt Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota Hadiri Rekapitulasi Suara PSU DPD RI di Lima Puluh Kota
Diskominfo Lima Puluh Kota Targetkan Peningkatan Penilaian EPSS Tahun 2024

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:48 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Gelar Program BAJUMPO di Nagari Batu Payuang

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:49 WIB

Kabupaten Lima Puluh Kota Siap Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:00 WIB

Upaya Penanganan Stunting, Kodim 0306/50 Kota Beri Bantuan Sembako dan Makanan Bergizi untuk Balita di Nagari Sarilamak

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:30 WIB

Bupati Lima Puluh Kota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Lubuak Nago

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:34 WIB

Festival Maek 2024: Menggali Kekayaan Arkeologi dan Budaya Luak Limopuluah

Rabu, 17 Juli 2024 - 10:11 WIB

Supardi Resmi Membuka Festival Maek 2024: Langkah Menuju Destinasi Wisata Arkeologi Dunia

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:07 WIB

Plt Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota Hadiri Rekapitulasi Suara PSU DPD RI di Lima Puluh Kota

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:00 WIB

Diskominfo Lima Puluh Kota Targetkan Peningkatan Penilaian EPSS Tahun 2024

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bupati Lima Puluh Kota Gelar Program BAJUMPO di Nagari Batu Payuang

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:48 WIB

Payakumbuh

Pj Wali Kota Payakumbuh Hadiri Sosialisasi Pembiayaan Tapera

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:39 WIB