APBD Kota Payakumbuh TA 2021 Disepakati Dalam 3 Rapat Paripurna

- Jurnalis

Jumat, 27 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Ketua DPRD Hamdi Agus memimpin 3 rapat paripurna didampingi Wakil Ketua Wulan Denura, dan perwakilan Fraksi PPP Edward DF di Ruang Sidang Rapat Paripurna DPRD. Sementara itu, dewan lainnya mengikuti via aplikasi zoom di tempat masing-masing.

Wali Kota Riza Falepi didampingi Sekda Rida Ananda, Asisten I Yufnani Away, Kepala BKD Syafwal, Kepala Bappeda Ifon Satria Chan, dan pejabat lainnya menghadiri via aplikasi zoom di Ruang Randang, Balaikota, dan penandatanganan dilakukan secara terpisah dan disaksikan oleh hadirin.

Dalam rapat paripurna itu dilakukan Pengambilan Keputusan Atas Ranperda APBD Kota Payakumbuh TA 2021, Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Payakumbuh Tahun 2021, dan Pembatalan Nota Kesepakatan antara Pemko Payakumbuh dengan DPRD Kota Payakumbuh tentang Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pembangunan Gedung Utama Mesjid Agung Kota Payakumbuh.

Dari informasi yang diterima media, anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2021 disetujui sebesar Rp. 731.004.205.721 oleh DPRD bersama Pemerintah Kota Payakumbuh dalam rapat paripurna Pengambilan Keputusan Atas Ranperda APBD Kota Payakumbuh TA 2021, Jumat (27/11) itu.

Baca Juga :  Sekdako Rida Ananda Serius Dalam Pelayanan Publik

Dijelaskan oleh Juru Bicara DPRD Edward DF, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 107.757.183.602 dengan rincian Pajak daerah Rp. 17.077.752.692, Retribusi Daerah Rp. 7.797.531.468, dan hasil pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan Rp. 8.049.367.383, sementara Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah Rp. 74.832.532.059.

Pendapatan Transfer Rp. 584.976.212.293 dengan rincian Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Rp. 554.695.682.483 dan Pendapatan Transfer Antar daerah Rp. 30.280.529.810.

Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah Rp. 18.536.900.000 dengan rincian Pendapatan Hibah Rp. 18.536.900.000, dan Jumlah Pendapatan Rp. 711.270.295.895.

Belanja Operasi dengan total Rp. 602.403.629.740 dengan rincian Belanja Pegawai Rp. 340.910.932.658, Belanja barang dan jasa Rp. 254.836.584.469, Belanja Hibah Rp. 6.656.112.613, dan Belanja Bantuan Sosial Rp. 0.

Belanja Modal dengan total Rp. 118.600.575.981 dengan rincian Belanja Modal Tanah Rp .22.077.724.840, Belanja Modal Peralatan dan Mesin Rp. 19.514.145.442, Belanja Modal Gedung dan Bangunan Rp. 26.429.883.235, Belanja Modal Jalan, jaringan, dan irigasi Rp. 50.273.977.514, Belanja Modal Aset tetap Lainnya Rp. 304.844.950.

Baca Juga :  Tingkatkan Silaturrahmi, Polres Payakumbuh Gelar "Jumat Curhat"

Belanja tidak terduga sebesar Rp.10.000.000.000, sehingga total APBD disetujui Rp. 731.004.205.721 dengan surplus/defisit Rp. 19.733.909.826.

Hamdi menyebut Pembatalan Nota Kesepakatan tentang Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pembangunan Bangunan Utama Mesjid Agung Kota Payakumbuh karena berkurangnya pendapatan daerah baik PAD maupun TKDD, sebagai akibat dari bencana non alam yang mempengaruhi struktur keuangan secara nasional, regional maupun lokal sehingga alokasi untuk pembangunan masjid tidak dapat dipenuhi pasca refocusing RAPBD.

Sementara itu, pada tahun depan sebanyak 13 Ranperda masuk kedalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021, dimana pemrakarsanya seperti DPRD, BKD, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh.

Hamdi Agus juga menyampaikan APBD Kota Payakumbuh TA 2020 sebelum perubahan, tercatat sebanyak Rp. 785.766.149.857. Menurutnya, situasi pandemi Covid-19 membuat dana transfer dari pemerintah pusat menurun, bahkan pendapatan asli daerah juga mengalami penurunan cukup signifikan.

“Kita berharap, pemko dapat memfokuskan kegiatan di OPD terkait kepada pemulihan ekonomi, itu harapan seluruh dewan,” ujar Hamdi Agus. (rel/rm)

Berita Terkait

Penjabat Kepala Daerah Ingin Maju Pilkada, Harus Mundur 40 Hari Sebelum Mendaftar di KPU
DPRD Kota Payakumbuh Dengan Suara Bulat Menerima LKPJ Wali Kota tahun 2023
Dibuka Pj Wali Kota Payakumbuh, Seleksi O2SN dan FLS2N Jenjang SD/SMP Tingkat Kota Payakumbuh 2024 Resmi Digelar
Pj Wako Jasman Himbau 7.647 KK Penerima Bantuan Tidak Jual Belikan Bantuan Pangan
Sebanyak 25 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kota Payakumbuh Resmi Dilantik
Pawai Ta’aruf Tahfidz Quran MTsN 2 Singgahi Balai Kota Payakumbuh
Wakili Pj Wako Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Apresiasi Wisuda Tahfidz Ponpes Syekh Ibrahim Harun
Pj Wako Jasman Lepas Secara Resmi 228 Jemaah Calon Haji Kota Payakumbuh

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:00 WIB

Penjabat Kepala Daerah Ingin Maju Pilkada, Harus Mundur 40 Hari Sebelum Mendaftar di KPU

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:57 WIB

DPRD Kota Payakumbuh Dengan Suara Bulat Menerima LKPJ Wali Kota tahun 2023

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:39 WIB

Dibuka Pj Wali Kota Payakumbuh, Seleksi O2SN dan FLS2N Jenjang SD/SMP Tingkat Kota Payakumbuh 2024 Resmi Digelar

Kamis, 16 Mei 2024 - 21:26 WIB

Sebanyak 25 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kota Payakumbuh Resmi Dilantik

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:10 WIB

Pawai Ta’aruf Tahfidz Quran MTsN 2 Singgahi Balai Kota Payakumbuh

Selasa, 14 Mei 2024 - 19:40 WIB

Wakili Pj Wako Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Apresiasi Wisuda Tahfidz Ponpes Syekh Ibrahim Harun

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:55 WIB

Pj Wako Jasman Lepas Secara Resmi 228 Jemaah Calon Haji Kota Payakumbuh

Senin, 13 Mei 2024 - 19:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

Berita Terbaru