Ada Masalah Di Tempat Kerja? Ayo Telan Sushi Bersama Disnakerin Kota Payakumbuh

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Wali Kota Riza Falepi yang diwakili Asisten II Elzadaswarman meresmikan Telan Sushi (Teras Pelayanan Konsultasi Hubungan Industrial) di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh yang berlokasi di Lingkungan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kamis (24/03).

Di konter pelayanan ini, baik perusahaan maupun pekerja bisa dilayani terkait dengan ketenagakerjaan dan industri seperti pelayanan konsultasi PHK, pesangon, pengupahan, perjanjian kerja, peraturan perusahaan, jaminan sosial tenaga kerja, serta permasalahan ketenagakerjaan lainnya.

Kepala Disnakerin Kota Payakumbuh Yunida Fatwa mengatakan adanya teras pelayanan ini dihadirkan untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di Kota Payakumbuh.

“Kami berharap pengusaha dan pekerja mau berkonsultasi sebelum mengambil keputusan yang berpotensi terjadi perselisihan kerja, Pemko mencegah ini terjadi,” kata Yunida.

Ditambahkannya, layanan Telan Sushi diharapkan bisa memediasi sengketa antara perusahaan dengan pekerjanya dengan mengacu kepada UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Baca Juga :  Tim Kebersihan Kota Payakumbuh Dapat Bantuan Asupan Gizi Dari Baznas

“Keberadaan layanan ini bukan untuk kepentingan pekerja saja, tapi juga untuk perusahaan. Kita membantu mencarikan jalan keluar agar kedua belah pihak tidak ada yang terbebani dan dirugikan dalam sengketa,” ujar Yunida.

Sementara itu, Konsultan dari Disnakerin, Aldi Safdianton menjelaskan dalam pengelolaan sengketa, meski mengacu kepada aturan yang ada, kesepakatan para pihak menjadi kunci utama penyelesaian sengketa.

“Kesepakatan merupakan kunci penyelesaian sengketa, meski poin dalam kesepakatan berbeda dengan pedoman undang-undang. Kan bisa saja perusahaan tak sanggup bayar pesangon sesuai ketentuan, jika dibayarkan maka bangkrut. Jadi bisa dicari jalan tengah lewat mediasi yang kami fasilitasi,” terangnya.

Senada, Asisten II Elzadaswarman mengatakan apabila ada ketidakcocokan, maka akan memicu keretakan hubungan antara pemilik perusahaan dengan pekerja, muaranya akan terjadi ketidak harmonisan.

Dengan adanya UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, memberi berbagai dampak, semua hal diatur di dalamnya termasuk permasalahan perburuhan, ini menimbulkan reaksi yang luar biasa.

Baca Juga :  Lindungi Pekerja Migran Indonesia, Pemko Payakumbuh Bahas Rencana MoU Dengan BP2MI

“Bisa kita lihat dan amati negara-negara maju, power dari buruh yang eksistensinya memberi dobrakan terhadap kebijakan. Kita juga perlu menyikapi, Indonesia yang mulanya negara pertanian akan berubah kepada negara industri,” kata pria yang akrab disapa Om Zet itu.

Om Zet juga menjelaskan, mekanisme keseimbangan hubungan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah ini umpama pepatah orang minang, “Lamak di awak katuju di urang”, sehingga kemampuan memanfaatkan resources yang ada dapat meningkatkan hasil produksi dan mencapai kebutuhan yang diharapkan.

“Dampak dari suksesi produksi ini harus disikapi oleh pengusaha dengan memberikan reward kepada pekerjanya. Artinya baik pengusaha dan pekerja memahami hak dan kewajiban mereka, peran pemerintah tetap menjadi mediator dan fasilitator terkait hubungan keduanya,” pungkas Om Zet.

Usai peresmian teras layanan tersebut, juga digelar Sosialisasi Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial kepada palaku usaha di Kota Payakumbuh, dengan narasumber Hanny Rouly Tanjung, Mediator H.I dari Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat. (tpk)

Berita Terkait

Kodim 0306/50 Kota Bersama Babinsa Dukung Suksesnya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio
Perpanjangan Masa Jabatan 71 Wali Nagari di Lima Puluh Kota Resmi Dikukuhkan
Rida Ananda Harapkan Pramuka Payakumbuh Membangun Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemko Payakumbuh dan Hipermi Siap Tingkatkan Pasar Ekspor Rendang
Pj Wali Kota Payakumbuh Hadiri Sosialisasi Pembiayaan Tapera
Payakumbuh Gelar Rakor Persiapan Launching Posyandu ILP dan PIN Polio 2024
Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno Harapkan Dukungan Jamaah Haji untuk Pembangunan Daerah
Optimisme Pemko Payakumbuh: Ketersediaan Bibit Ikan Akan Terpenuhi dengan Revitalisasi Balai Benih Ikan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:54 WIB

Kodim 0306/50 Kota Bersama Babinsa Dukung Suksesnya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio

Senin, 22 Juli 2024 - 08:53 WIB

Perpanjangan Masa Jabatan 71 Wali Nagari di Lima Puluh Kota Resmi Dikukuhkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 19:55 WIB

Rida Ananda Harapkan Pramuka Payakumbuh Membangun Karakter Generasi Muda di Era Digital

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:39 WIB

Pj Wali Kota Payakumbuh Hadiri Sosialisasi Pembiayaan Tapera

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:11 WIB

Payakumbuh Gelar Rakor Persiapan Launching Posyandu ILP dan PIN Polio 2024

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:58 WIB

Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno Harapkan Dukungan Jamaah Haji untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:07 WIB

Optimisme Pemko Payakumbuh: Ketersediaan Bibit Ikan Akan Terpenuhi dengan Revitalisasi Balai Benih Ikan

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:43 WIB

Prestasi Gemilang Atlet Paralayang Payakumbuh di Kejuaraan Internasional Lombok Tengah

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bupati Lima Puluh Kota Resmikan Kantor Wali Nagari Durian Gadang

Senin, 22 Jul 2024 - 07:27 WIB