Payakumbuh | tipikal.com – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Triwulan I Tahun 2026.
Seluruh OPD di bawah koordinasi tiga Asisten Sekretariat Daerah menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program dan Kegiatan yang berlangsung di Balaikota Payakumbuh, Rabu, (08/4/2026) hingga Jumat, (10/4/2026).
Rapat monev tersebut terbagi dalam tiga sesi yang diikuti OPD sesuai lingkup koordinasi masing-masing, yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Asisten III Bidang Administrasi Umum.
Fokus Capaian Triwulan I
Pembahasan utama dalam rapat adalah evaluasi capaian realisasi fisik dan keuangan program hingga akhir Maret 2026. Selain itu, rapat juga menelaah secara rinci proses penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) oleh masing-masing OPD.
Tidak hanya itu, realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) serta keterlibatan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam pengadaan barang dan jasa tahun 2026 turut menjadi perhatian. Hal ini dinilai penting untuk mendorong penggunaan produk lokal sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
Dalam forum tersebut, setiap OPD memaparkan progres pelaksanaan program, termasuk berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Program Strategis Nasional dan Daerah
Sejumlah program strategis nasional yang menjadi perhatian antara lain fasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih, pelaksanaan MBG, Program Sejuta Rumah, serta penanganan kelangkaan pupuk dan BBM.
Sementara itu, program strategis daerah yang dibahas meliputi pembangunan dan revitalisasi pasar, peningkatan layanan di Rumah Sakit Adnan WD, rencana penyediaan transportasi publik ramah lingkungan, serta pembangunan infrastruktur perkotaan yang humanis.
Arahan Tiga Asisten
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nofriwandi, menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi dan konsistensi dalam pelaksanaan program.
“Seluruh OPD harus segera menindaklanjuti hasil evaluasi, mempercepat realisasi kegiatan, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yasrizal, mengingatkan pentingnya peran aktif OPD dalam mendukung Program Strategis Nasional di daerah, termasuk melakukan monitoring terhadap SPBU guna mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan BBM.
Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ifon Satria Can, menegaskan bahwa monev menjadi instrumen kontrol agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia juga menekankan pentingnya ketepatan input data dalam sistem SiRUP untuk mendukung transparansi pengadaan.
Kendala dan Solusi
Dalam rapat tersebut, sejumlah kendala turut mengemuka, di antaranya terkait ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan, kelengkapan administrasi, serta optimalisasi sistem pengadaan berbasis digital.
Berbagai solusi dan langkah perbaikan dibahas secara dinamis untuk memastikan seluruh program dapat berjalan lebih efektif.
Harapan ke Depan
Melalui pelaksanaan rapat monev ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kinerja OPD semakin optimal. Target pembangunan daerah tahun 2026 diharapkan dapat tercapai lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (tpk)






