Upacara HGN dan HUT ke-80 PGRI di Payakumbuh Tetap Khidmat di Tengah Hujan

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kota Payakumbuh berlangsung khidmat meski diguyur hujan sejak pagi. Ratusan guru dari berbagai jenjang hadir mengikuti upacara di halaman Balai Kota Payakumbuh, Selasa, (25/11/2025), yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman.

Dalam upacara tersebut, Wawako membacakan sambutan Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, yang menegaskan kembali sejarah panjang PGRI sejak berdiri pada 25 November 1945. Organisasi guru tertua di Indonesia itu lahir dari semangat persatuan para pendidik di tengah situasi perang, tidak hanya berperan sebagai pengajar tetapi juga sebagai penjaga kedaulatan republik.

Dengan semangat persatuan, para guru berikrar untuk bersatu dalam satu organisasi, mendidik, dan menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Inilah jiwa PGRI sejak awal hingga sekarang,” ujar Elzadaswarman.

Ia juga menekankan pentingnya Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang menetapkan 25 November sebagai Hari Guru Nasional sebagai wujud penghargaan negara terhadap perjuangan dan dedikasi guru.

Memasuki usia ke-80, PGRI menilai pendidikan nasional berada di fase krusial. Perkembangan kecerdasan buatan (AI), teknologi digital, serta perubahan pola belajar membuat guru dituntut terus beradaptasi.

Guru harus memiliki pola pikir bertumbuh, tidak berhenti belajar, dan terus berinovasi,” ujar Wawako mengutip sambutan.

Guru disebut sebagai aktor kunci dalam menjawab kebutuhan generasi masa depan, mulai dari literasi, penguatan karakter, hingga kemampuan kolaborasi lintas disiplin.

PGRI kembali menyoroti maraknya kasus guru yang terseret persoalan hukum ketika menjalankan tugas. Situasi ini dinilai menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap profesi guru.

Maraknya guru yang mengalami kekerasan dan dilaporkan ke pengadilan menunjukkan lemahnya perlindungan guru,” tegasnya.

PGRI meminta pemerintah dan DPR memasukkan norma perlindungan guru dalam pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional. Selain itu, PGRI menegaskan pentingnya mempertahankan Tunjangan Profesi Guru dan Dosen (TPGD), mempercepat sertifikasi, serta memastikan rekrutmen guru honorer menjadi ASN berlangsung tanpa diskriminasi terhadap guru negeri dan swasta.

PGRI juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memastikan program Asta Cita benar-benar memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Pendidikan yang berkualitas akan terwujud jika guru mendapat perhatian serius dalam hal kesejahteraan, kompetensi, dan perlindungan hukum,” kata Unifah.

Ia turut mengajak seluruh pengurus PGRI di semua tingkatan memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan pelayanan kepada anggota, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat.

Usai memimpin upacara, Wawako Elzadaswarman menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Kota Payakumbuh.

Guru adalah penjaga peradaban. Kota Payakumbuh berdiri karena para pendidiknya menjaga kualitas generasi kita,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemko Payakumbuh berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru, memperkuat kolaborasi dengan PGRI, dan memastikan pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan kota.

Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas Yes! Siapa Kita? Indonesia!” tutupnya. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Aktualisasikan Nilai Pancasila untuk Persatuan dan Perdamaian Dunia
Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter, Wawako Resmikan RA Ikhlas Model DWP Kemenag
Pemko Payakumbuh Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih, Transparan, dan Bebas Penyimpangan
Pasar Murah Pemko Payakumbuh Diserbu Warga, Harga Bahan Pokok Disubsidi Hingga 50 Persen
Jasa Raharja Serahkan Ambulans untuk PMI Payakumbuh, Perkuat Layanan Kemanusiaan
Rakor Bersama Mendagri, Payakumbuh Tegaskan Komitmen Optimalkan Dana Pascabencana
Pengadaan Lebih Transparan, Pemko Payakumbuh Optimalkan e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:34 WIB

Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Aktualisasikan Nilai Pancasila untuk Persatuan dan Perdamaian Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter, Wawako Resmikan RA Ikhlas Model DWP Kemenag

Senin, 25 Mei 2026 - 20:54 WIB

Pemko Payakumbuh Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih, Transparan, dan Bebas Penyimpangan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:45 WIB

Pasar Murah Pemko Payakumbuh Diserbu Warga, Harga Bahan Pokok Disubsidi Hingga 50 Persen

Senin, 25 Mei 2026 - 20:01 WIB

Jasa Raharja Serahkan Ambulans untuk PMI Payakumbuh, Perkuat Layanan Kemanusiaan

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Guru SDN 17 Payakumbuh Raih Juara I Guru Inovatif Sumbar di Ajang HEBAT 2026.

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:12 WIB

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Pemkab Lima Puluh Kota Torehkan WTP ke-11 Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB