Menuju PBM Tatap Muka, Wako Riza : Perketat Tamu Dari Luar

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Keinginan Pemko Payakumbuh memulai PBM (Proses Belajar dan Mengajar) tatap muka akhir Agustus ini, diminta Wali Kota H. Riza Falepi, jangan sampai terkendala. Diakibatkan pertambahan kasus positif Covid-19 di kota ini.

Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 ke Payakumbuh, satu di antaranya, Wali Kota Riza Falepi memerintahkan jajarannya untuk menunda dulu menerima tamu dari luar daerah. Sebaliknya staf di jajaran pemko juga diingatkan untuk menunda perjalanan dinas ke luar daerah.

“Saya ingatkan pimpinan perangkat daerah di jajaran pemko, agar tidak dulu menerima tamu dari luar daerah zona merah dan zona kuning Covid-19. Sebaliknya, semua staf pemko, juga diminta untuk tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah,” tegas Wali Kota.

Menurut Wali Kota, rencana PBM akhir Agustus bisa saja buyar jika kasus positif Covid-19 di Payakumbuh bertambah lagi. Padahal, keinginan PBM itu merupakan aspirasi masyarakat yang harus direspon secara positif, sebut Wali Kota.

“Bagaimana kita bakal memulai masuk ke sekolah bila kasus Covid-19 masih ditemukan di Kota Payakumbuh, bahkan orang dari zona merah masih juga datang ke Payakumbuh,” kata Riza kepada media, Jumat (14/8).

Pernyataan Riza ini bukan tanpa alasan, peningkatan kasus dari wilayah di luar Payakumbuh cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari relis Kabiro Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang data Covid-19 sudah mencapai 1257 orang.

Ditekankan juga kepada OPD, bila ada staf yang berdomisili di luar Payakumbuh terutama daerah zona merah, sebaiknya tinggal di Payakumbuh.

“Tolong kepala OPD agar lebih tegas lagi kepada bawahannya,” kata Riza.

Bila ada pejabat selepas melakukan perjalanan dinas, termasuk DPRD, dari luar daerah, sesampai di Payakumbuh harus mengikuti tes SWAB dan menjalani isolasi sampai hasil SWAB keluar.

Selepas menerima tamu DLH Provinsi Sumbar, dua pekan lalu karena urusan dinas ke Payakumbuh, 6 pejabat dan staf DLH Kota Payakumbuh, harus menjalani tes SWAB, Rabu (13/8). Pasalnya, sopir kepala bidang yang berkunjung ke Payakumbuh itu, terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan tracking, membuat 6 pejabat DLH, termasuk Kadis LH Dafrul Pasi bersama sopirnya Beni, harus menjalani SWAB. Keenam pegawai DLH itu, menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing, hingga hasil tes keluar.

Sementara itu, data Covid-19 di Payakumbuh, per Jumat (14/8), suspect (1), kasus Konfirmasi (24), sembuh (22), isolasi di Padang (2), kontak erat (26), discarded (2.416), meninggal dunia (0). (tim)

Berita Terkait

Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh
ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara
PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan
Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial
Riza Falepi Bantah Pernyataan “Gas Pol” Terkait Sengketa Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
DPRD Payakumbuh Resmi Sahkan Perda Penanaman Modal
ROC Chapter Payakumbuh Resmi Dikukuhkan, Perkuat Persaudaraan dan Aksi Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:45 WIB

ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:27 WIB

PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:37 WIB

Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:27 WIB

Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial

Berita Terbaru