Tanam Padi, Wabup Ahlul Badrito Resha Dukung ASTA Cita Program Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Suliki menggelar penanaman padi di lahan pertanian masyarakat melalui Sarana Asimilasi Edukasi (SAE), Senin, (24/02/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari ASTA Cita Program Ketahanan Pangan yang melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program asimilasi dan pelatihan keterampilan.

Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, yang hadir dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa peningkatan produksi padi menjadi agenda tahunan pemerintah daerah.

Peningkatan produksi komoditas pertanian, khususnya padi, terus kami dorong, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui program ketahanan pangan di Lapas,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas III Suliki, Kamesworo, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam ketahanan pangan.

Kami telah membentuk brigade pangan yang terdiri dari warga binaan terpilih dalam program asimilasi. Mereka mendapatkan pelatihan khusus di bidang pertanian, sehingga memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah bebas nanti,” katanya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Witra Porsepwandi, melaporkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 17.850 hektare lahan untuk program ini, dengan perkiraan hasil panen mencapai 4,5 ton per hektare. Dinas juga menyediakan bibit dan pupuk bagi kelompok tani yang dibentuk oleh Lapas, termasuk pada lahan seluas 3.600 m² milik Kepala Jorong, Ibu Lilik. Hasil panen nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu serta keluarga binaan Lapas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Lima Puluh Kota, Zulhikmi Dt. Rajo Suaro, jajaran Muspika, Camat, serta tokoh masyarakat setempat. Program ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah. (tpk)

Berita Terkait

Permintaan Data Publik Terkendala, Wartawan Hadapi Prosedur Berbelit di Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota
Terkait Pengadaan Obat, Wartawan Diblokir, Apa yang Disembunyikan Pejabat Dinkes?
Fraksi Golkar Setuju APBD 2026 Disahkan, Tapi Beri Peringatan Keras Soal Risiko Gagal Bayar
Desainer Lima Puluh Kota Tampilkan Tenun Kubang di Indonesia International Modest Fashion Festival 2025
Waka Polres 50 Kota Tinjau Sentra Produksi Pangan Gizi Kemala Bhayangkari
Polres 50 Kota Tangkap Pelaku Curanmor dalam Operasi Jaran Singgalang 2025
Tim Pusat Nilai Sembilan Tatanan KKS di Kabupaten Lima Puluh Kota
Diskominfo Lima Puluh Kota Ikuti Coaching Clinic Keamanan Siber dari BSSN

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 00:12 WIB

Permintaan Data Publik Terkendala, Wartawan Hadapi Prosedur Berbelit di Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota

Rabu, 19 November 2025 - 08:29 WIB

Terkait Pengadaan Obat, Wartawan Diblokir, Apa yang Disembunyikan Pejabat Dinkes?

Rabu, 19 November 2025 - 07:02 WIB

Fraksi Golkar Setuju APBD 2026 Disahkan, Tapi Beri Peringatan Keras Soal Risiko Gagal Bayar

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:04 WIB

Desainer Lima Puluh Kota Tampilkan Tenun Kubang di Indonesia International Modest Fashion Festival 2025

Jumat, 3 Oktober 2025 - 15:42 WIB

Waka Polres 50 Kota Tinjau Sentra Produksi Pangan Gizi Kemala Bhayangkari

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Sekretaris Utama BNPB Tinjau Huntara Terdampak Bencana di Gunuang Omeh

Selasa, 6 Jan 2026 - 23:46 WIB