Payakumbuh | tipikal.com — Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Payakumbuh menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Gedung BIB Peternakan Kota Payakumbuh, Sabtu, (9/01/2026).
Kegiatan Rakerda ini menjadi momentum penting bagi PKS Payakumbuh dalam memperkuat struktur organisasi, mengonsolidasikan relawan, serta menyinergikan program kerja lintas bidang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pembukaan Rakerda dihadiri perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sumatera Barat, Ustadz Zulfi Akmal, yang didampingi Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPW PKS Sumbar, Mayefredi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Fraksi PKS, Nevi Zuairina, serta jajaran pengurus DPTD PKS Kota Payakumbuh, termasuk Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Hamdi Agus, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) Ustadz Agus Gunawan, dan Ketua DPD PKS Kota Payakumbuh, Mustafa.
Selain itu, Rakerda juga diikuti oleh seluruh pengurus harian, anggota DPRD Fraksi PKS Kota Payakumbuh, serta kader PKS dari berbagai tingkatan.
Dalam arahannya, Ustadz Zulfi Akmal menegaskan bahwa Rakerda merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program kerja daerah dengan arah kebijakan partai secara nasional dan wilayah.
Ia menjelaskan bahwa Rakerda diarahkan untuk mencapai satu visi, empat misi, 19 arah kebijakan, 22 program strategis, 35 Indikator Kinerja Program (IKP), serta delapan program unggulan PKS tahun 2026.
“Seluruh kegiatan dan program harus disusun sesuai dengan format dan target tersebut agar kerja-kerja partai lebih terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Ustadz Zulfi Akmal.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Payakumbuh, Mustafa, menyampaikan bahwa Rakerda bertujuan menyatukan program antarbidang agar sejalan dengan program utama K2P2 yang tertuang dalam delapan Program Unggulan PKS.
Menurut Mustafa, melalui Rakerda ini diharapkan seluruh aktivitas partai dapat berjalan lebih fokus, terarah, dan berkontribusi nyata dalam meraih kemenangan politik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia juga mengapresiasi kinerja relawan PKS yang selama dua bulan terakhir aktif terjun langsung ke lokasi bencana di Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
Mustafa menambahkan bahwa Rakerda kali ini digelar secara sederhana dan hanya berlangsung setengah hari, berbeda dari biasanya yang memakan waktu dua hari, karena PKS memilih memprioritaskan fokus pada penanggulangan bencana yang melanda Sumatera Barat. (tpk)






