Pertahankan Arsitektur Klasik Dan Konstruksi Tahan Gempa, Pengurus Masjid Muttahidin Parambahan Gandeng Puspik Unand

0
49
loading...

Payakumbuh, tipikal.com — Mesjid Muttahidin yang berdiri di Kelurahan Parambahan, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh sudah berumur puluhan tahun. Meski sudah tergolong tua, tetapi mesjid itu masih terlihat gagah, terutama dari desain, bentuk dan tampak yang masih klasik.

Sejak berdiri pada 1950 silam hingga kini, tidak ada yang berubah mencolok pada desain mesjid walau sudah berkali kali mengalami renovasi. Tetap tampak gagah. Apalagi sejak dilakukannya beberapa pengembangan-pengembangan terhadap bangunan yang ada di sekitar masjid kebanggaan rang Lamposi Tigo Nagori itu, kian tambah rancak.

Baru-baru ini, masjid yang berada di pinggir jalan raya Parambahan itu, kedatangan tamu istimewa. Yaitu Tim Pusat Pengembangan Industri Konstruksi (Puspik) Universitas Andalas dalam rangka kegiatan bersilaturahmi sekaligus pengabdian masyarakat pada Sabtu (16/01) lalu. Pengabdian berupa memberikan arahan, bantuan terkait rencana renovasi mesjid di Kelurahan Parambahan tersebut.

Bantuan yang diberikan berupa petunjuk teknis renovasi pada konstruksi rumah ibadah bercorak arsitektur klasik. Kemudian, melakukan pendampingan tim perencana dan tim pelaksana rehab mesjid. Membantu finishing dan legalisasi Detail Engineering Desaign (DED) dan Rencana Anggaran Biaya. Termasuk mencari sekaligus menjadi donatur untuk rehab Mesjid Muttahidin Parambahan.

Tim Pusdik Unand itu, terdiri dari Prof Jafril Tanjung, Doktor Elsa Eka Putri, Doktor Benny Hidayat, Doktor Taufika Ophiyandri, dan Doktor Subril Haris serta sejumlah dosen lainnya.

Kemudian, kunjungan tim disambut pengurus Masjid Muttahidin. Terdiri Ketua H Zulwitra.S.Ag. M.Ag, Sekretaris H. Yulianto SST, H. Endi Novera Dt. Majo Lobiah Nan Putiah, Hj. Esvi Maira, Syafrizal SH, dan Datuak Ka Ompek Suku Dt. Bagindo Simarajo.

Tim juga menggali informasi terkait rencana untuk rehab masjid termasuk melakukan pengukuran denah lahan.

” Tim berpesan, pekerjaan renovasi harus sesuai spesifikasi tekhnis dan aturan konstruksi bangunan gedung. Arsitektur klasik masjid dipertahankan,” kata Zulwitra.

Kemudian, katanya lagi tim mengingatkan agar bangunan mesjid tahan gempa. Pelaksanaan renovasi tidak mengganggu ibadah 5 waktu. Dan hasil renovasi sesuai kemajuan zaman serta tahan sampai puluhan tahun kedepan.

Syafrizal, Anggota DPRD Kota Payakumbuh turun mensupport kedatangan tim Pusdik Unand ke Dapil-nya untuk ikut berpartisipasi dalam program renovasi Mesjid Muttahidin.

“Alhamdulillah, tim yang datang adalah pakar-pakar bangunan. Ahli dalam kontruksi. Mudah-mudahan bantuan dari tim Pusdik Unand memberikan manfaat banyak bagi masyarakat Parambahan. Terutama terhadap kajian bangunan tahan gempa sehingga lebih aman bagi masyarakat untuk beribadah,” kata Syafrizal sekaligus politisi Partai Bulan Bintang. (*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here