Kota Payakumbuh Kembali Gelar Pesantren Ramadan Setelah 2 Tahun Vakum

- Jurnalis

Selasa, 5 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Sempat tak digelar selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19, pesantren ramadan berbasis sekolah yang digelar pada tahun 2022 ini disambut baik oleh sekolah-sekolah yang ada di Kota Payakumbuh.

Dalam rangka pelaksanaan pembelajaran di Bulan Ramadan 1443 H Tahun Pelajaran 2021/2022, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh telah mengeluarkan surat edaran 421.2/325-4/Dikdas-Pyk/2022 yang include mengatur tentang jam kegiatan Pesantren Ramadan dan PBM yang dilaksanakan dengan ketentuan untuk masing-masing jenjang pendidikan.

Untuk PAUD digelar pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, sama dengan SD Kelas Rendah pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Sementara itu, SD Kelas Tinggi pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan untuk SMP pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril kepada media, Selasa (5/04/22), mengatakan pada minggu pertama bulan Ramadan, yakni tanggal 4 sampai dengan 9 April 2022 dilaksanakan khusus untuk kegiatan Pesantren Ramadan dan pada minggu setelahnya dilaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) seperti biasa.

“Selama bulan Ramadan kegiatan Pesantren Ramadan dan PBM dilaksanakan di Sekolah dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Dinas bertitel Doktor itu, peserta didik dianjurkan melaksanakan kegiatan ibadah di malam Bulan Ramadan di mesjid tempat tinggal mereka dan mengisi Buku Agenda Bulan Ramadan.

Baca Juga :  Bawa Program BATIAH, Pemko Payakumbuh Bersama RRI Bukittinggi Gelar Live Talk Show

Tujuan dari pelaksanaan Pesantren Ramadan adalah meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, membangun sikap dan karakter berdasarkan nilai-nilai agama, budaya bangsa dan budaya lokal, serta menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk tidak melakukan perbuatan tercela dan terlarang menurut ajaran agama, hukum dan budaya lokal.

“Kita harapkan setelah ikut Pesantren Ramadan, kualitas iman dan ibadah peserta didik meningkat, pengamalan ibadahnya semakin terampil, punya wawasan dan pemahaman tentang konsep ajaran agama, hafal beberapa ayat pilihan secara tartil, dan karakter peserta didik sesuai budaya sekolah,” kata Dasril.

Sementara itu, terkait teknis pelaksanaannya, Kabid Dikdas Fiqih Rahmat kepada media menjelaskan materi yang diajarkan selama pelaksanaan Pesantren Ramadan itu dibagi berdasarkan jenjang pendidikan anak didik.

Untuk PAUD diberikan materi pengertian puasa, sahur, imsak dan berbuka puasa, kemudian dijabarkan jenis puasa, orang yang wajib berpuasa, orang yang tidak boleh berpuasa, niat puasa dan doa berbuka puasa. Tak lupa materi tentang kegiatan yang dianjurkan dan dilarang selama berpuasa, cara mengqoda puasa yang batal (orang tua, orang sakit ibu hamil).

Baca Juga :  Di Ikuti Tiga Daerah, Kemendikbudristek Gelar 'Umpan Balik Implementasi Kurikulum Merdeka' Di Kota Payakumbuh

“Anak-anak PAUD juga diberikan materi dasar tentang pengertian zakat, jenis zakat, perbedaan zakat dengan infak dan sedekah dan orang yang berhak menerima zakat. Salat Idul Fitri mulai dari takbir, tempat salat, tata cara, bacaan, dan praktek salat ied,” kata Fiqih.

Sementara itu, terang Fiqih, untuk Sekolah Dasar (SD) mereka belajar aqidah bagaimana mendekatkan diri kepada Allah SWT, belajar implementasi nilai-nilai akhlak peserta didik dalam moderasi di lingkungannya (akhlak orang tua, guru dan sesama).

“Mereka juga belajar sejarah tentang 10 Sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga, pemahaman fiqih seperti taharah, wudu, dan tayamum, serta fiqih ibadah bagaimana menyempurnakan ibadah salat. Nanti akan diselingi dengan lomba-lomba keagamaan,” terang Fiqih.

Terakhir, kata Kabid Fiqih, untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) pelajaran agamanya cukup kompleks. Mulai dari pelaksanaan salat jenazah, zikir pagi dan petang, Sirah Nabawiyah tentang Muhammad Al Fatih, dampak positif dan negatif media sosial dan cara bijak penggunaan media sosial, batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam, adab di era modern, Birrun Walidain, Ghozul Fikri, Makrifah Allah, dan Mahabbah sesuai syariat Islam. (tpk)

Berita Terkait

Kodim 0306/50 Kota Bersama Babinsa Dukung Suksesnya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio
Perpanjangan Masa Jabatan 71 Wali Nagari di Lima Puluh Kota Resmi Dikukuhkan
Rida Ananda Harapkan Pramuka Payakumbuh Membangun Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemko Payakumbuh dan Hipermi Siap Tingkatkan Pasar Ekspor Rendang
Pj Wali Kota Payakumbuh Hadiri Sosialisasi Pembiayaan Tapera
Payakumbuh Gelar Rakor Persiapan Launching Posyandu ILP dan PIN Polio 2024
Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno Harapkan Dukungan Jamaah Haji untuk Pembangunan Daerah
Optimisme Pemko Payakumbuh: Ketersediaan Bibit Ikan Akan Terpenuhi dengan Revitalisasi Balai Benih Ikan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:54 WIB

Kodim 0306/50 Kota Bersama Babinsa Dukung Suksesnya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio

Senin, 22 Juli 2024 - 08:53 WIB

Perpanjangan Masa Jabatan 71 Wali Nagari di Lima Puluh Kota Resmi Dikukuhkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 19:55 WIB

Rida Ananda Harapkan Pramuka Payakumbuh Membangun Karakter Generasi Muda di Era Digital

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:39 WIB

Pj Wali Kota Payakumbuh Hadiri Sosialisasi Pembiayaan Tapera

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:11 WIB

Payakumbuh Gelar Rakor Persiapan Launching Posyandu ILP dan PIN Polio 2024

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:58 WIB

Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno Harapkan Dukungan Jamaah Haji untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:07 WIB

Optimisme Pemko Payakumbuh: Ketersediaan Bibit Ikan Akan Terpenuhi dengan Revitalisasi Balai Benih Ikan

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:43 WIB

Prestasi Gemilang Atlet Paralayang Payakumbuh di Kejuaraan Internasional Lombok Tengah

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bupati Lima Puluh Kota Resmikan Kantor Wali Nagari Durian Gadang

Senin, 22 Jul 2024 - 07:27 WIB