Internet Down, Pegawai Tak Bisa Berikan Layanan Maksimal

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Internet di Kota Payakumbuh down atau tidak ada jaringan internet. Hal itu dikarenakan menurut beberapa sumber, kontrak Pemerintah Kota Payakumbuh dengan PT. Marawa Transmisi Media diputus.

Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh yang sebelumnya menjadi percontohan kini tidak lagi bisa memberikan layanan maksimal kepada masyarakat karena tidak adanya internet.

“Membuat paspor, OSS perusahaan dan masih banyak lagi yang tidak bisa untuk dilayani dengan maksimal,” ujar salah seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya, Kamis (18/04/2024).

Kemudian layanan di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh, jika tidak ada internet tentunya untuk membuat rujukan tidak bisa lagi.

“RSUD Adnaan WD diketahui memiliki dua jalur, selain memakai internet Pemko juga memakai indihome, jadi untuk rujukan bisa menggunakan internet dari indihome,” ujar salah satu staf di RSUD Adnaan WD kepada media.

Tidak sampai disitu saja, bahkan dampak dari tidak adanya layanan internet itu juga dirasakan oleh para jurnalis yang terhimpun di Balai Wartawan, hal itu dibenarkan oleh Ketua PWI Aspon Dedi.

“Kita juga merasakan dampaknya, trafik jurnalistik terganggu karena kita di Balai Wartawan menggunakan internet dari Pemko, saat ini mengolah dan mengirim berita cukup kesulitan,” katanya.

Aspon Dedi berharap terkait dengan masalah jaringan internet ini, Pemko Payakumbuh bisa sesegera mungkin mencarikan solusinya.

“Kita berharap Pemerintah Kota Payakumbuh bisa segera mencari solusi, di zaman serba digital ini, internet merupakan jantungnya, tentunya menjadi poin penting demi berjanananya suatu pemerintahan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Berita Terbaru