HPSN 2026, Pemko Payakumbuh Dorong Perubahan Perilaku Kelola Sampah

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemko Payakumbuh menggelar gotong royong/kerja bakti (korvei) Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) di sepanjang aliran sungai, kawasan Batang Agam, Payakumbuh, Jumat, (13/2/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

“Presiden Republik Indonesia menegaskan perlunya Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang salah satunya diwujudkan melalui Indonesia Resik, yakni bersih dari sampah,” kata Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta saat diwawancarai di landmark BWS Sumatera Lima, kawasan Batang Agam.

Wako Zulmaeta menjelaskan pesan itu ia terima saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah di Sentul pada 2 Februari 2026.

Ia menilai, krisis sampah tidak bisa lagi ditangani hanya di hilir, melainkan harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat di hulu.

Menurutnya, pemerintah daerah terus bekerja menertibkan pengelolaan sampah, namun upaya itu tidak akan maksimal tanpa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Ia menegaskan beban tempat pengolahan dan pemrosesan sampah, termasuk TPST dan TPA, semakin berat sehingga pengurangan sampah dari rumah tangga menjadi kunci.

“Aksi gotong royong bukan hanya tentang memungut sampah sehari-hari, tetapi momentum membangun kesadaran kolektif dan kapasitas masyarakat untuk mengubah kebiasaan,” ujarnya.

Wako Zulmaeta mendorong masyarakat memulai langkah kecil seperti memilah sampah dari rumah.

Ia menyebut disiplin mengelola sampah sejak sumbernya akan meringankan beban TPST/TPA, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga menekankan aksi bersih-bersih tidak cukup dilakukan sesaat. Pemerintah, kata Zulmaeta, membutuhkan konsistensi agar kebiasaan baik itu berjalan setiap hari.

“Aksi gotong royong dan bersih-bersih hanyalah langkah awal, yang terpenting adalah konsistensi menjalankan kebiasaan baik setiap hari,” katanya.

Dalam kegiatan itu, aparat, komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat ikut bergotong royong membersihkan Sungai Batang Agam yang kini menjadi salah satu destinasi wisata baru di Payakumbuh.

Zulmaeta menilai partisipasi lintas sektor tersebut menunjukkan penanganan sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan kolektif bersama.

Ia berharap kegiatan gotong royong itu dapat menginisiasi gerakan peduli sampah di lingkungan kerja masing-masing, minimal satu kali dalam sepekan.

Zulmaeta juga mendorong perangkat daerah meningkatkan pelaksanaan korvei setiap hari kerja melalui kegiatan membersihkan sampah secara rutin selama satu jam sebelum aktivitas kantor dimulai.

Ia menambahkan HPSN 2026 mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)” yang menekankan pentingnya kerja bersama dalam membangun budaya bersih.

“Harapan kami, gerakan bersih-bersih ini tidak berhenti disini, tetapi menjadi kebiasaan untuk mewariskan lingkungan sehat dan lestari bagi generasi mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Delni Putra mengatakan kegiatan gotong royong/kerja bakti (korvei) bertujuan menginisiasi Gerakan Nasional ASRI di Payakumbuh.

“Kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah dan limbah padat, serta mendorong perubahan perilaku,” katanya.

Delni menyebut kegiatan itu juga diharapkan dapat menginspirasi aksi kerja bakti serentak di seluruh wilayah, mengurangi jumlah sampah, membangun budaya peduli lingkungan di kalangan individu, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah.

“Kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta yang terdiri dari Kapolres dan Dandim beserta anggota, kepala OPD se-Kota Payakumbuh, Camat se-Kota Payakumbuh, serta mahasiswa dan siswa sekolah serta perguruan tinggi,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat
Porprov Sumbar XVI Resmi Dibuka, Payakumbuh Bidik Prestasi dan Regenerasi Atlet
500 Duta Olahraga Payakumbuh Resmi Dilepas ke Porprov Sumbar XVI, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Karang Taruna Payakumbuh Siapkan Bisnis Maggot, Zulmaeta Siap Jadi Pembeli
Sah! Kursi Ketua PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Kembali Jadi Milik Aspon Dedi
RAPBD 2027 Payakumbuh Disorot Fraksi DPRD, Zulmaeta Siapkan Jawaban Lengkap
Bukan Kolektor Sertifikat, Zulmaeta Minta ASN Payakumbuh Buktikan Kompetensi Lewat Kinerja
Pemko Payakumbuh Bongkar Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, e-RDKK 2027 Berbasis Geospasial

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Porprov Sumbar XVI Resmi Dibuka, Payakumbuh Bidik Prestasi dan Regenerasi Atlet

Rabu, 30 September 2026 - 07:09 WIB

500 Duta Olahraga Payakumbuh Resmi Dilepas ke Porprov Sumbar XVI, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 28 September 2026 - 21:50 WIB

Karang Taruna Payakumbuh Siapkan Bisnis Maggot, Zulmaeta Siap Jadi Pembeli

Minggu, 27 September 2026 - 20:09 WIB

Sah! Kursi Ketua PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Kembali Jadi Milik Aspon Dedi

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:36 WIB